Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Timeline  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
   

Proses Pembekuan Bank Global
Rabu, 15 Desember 2004 | 16:19 WIB

Proses dibekukannya Bank Global terbilang kilat. Meski menurut Bank Indonesia, bank ini sudah masuk pengawasan khusus sejak 27 Oktober lalu, kasus ini baru menyeruak setelah muncul keresahan nasabah pada 29 November. Dua minggu kemudian, bank swasta ini dibekukan.


Oktober

27: Bank Global, menurut Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom, sesungguhnya telah masuk pengawasan khusus Bank Indonesia dan diberi waktu 6 bulan untuk memperbaikinya.

November

29: Nasabah Bank Global mulai resah. Reksa dana Prudence Dana Mantap yang dibeli dari Bank Global dan depositonya tak bisa dicairkan. Kepada BEJ, manajemen bank membantah diserbu nasabah dan menyatakan rasio cukupnya modal (CAR) Bank Global masih sekitar 44 persen.

30: Diadakan pertemuan antara nasabah dan manajemen Bank Global. Prudence Asset Management masuk dalam pengawasan Bapepam.

Desember

1: Bapepam memanggil direksi Bank Global, tapi tidak datang.

2: BI baru secara resmi menyatakan, Bank Global telah masuk dalam pengawasan khusus BI.

3: BI menyatakan, Bank Global dalam kondisi sakit, namun tidak menjelaskan alasannya. Kepada Bapepam, direksi Prudence menyatakan, tidak pernah menjual reksa dana lewat Bank Global.

7: BEJ bertemu dengan direksi Bank Global. Dalam pertemuan sebelumnya, manajemen bank menyatakan, tidak ada masalah.

8: Gubernur BI Burhanuddin Abdullah mengakui, CAR Bank Global sudah anjlok di bawah 8 persen, akibat persoalan surat berharga.

9: BEJ menghentikan perdagangan saham Bank Global.

12: Bapepam akan mulai memeriksa pihak-pihak terkait kasus Bank Global.

13: BI dibantu polisi mengamankan dokumen Bank Global yang diduga akan dihilangkan. Bank Global diputuskan dibekukan. Polisi mulai memeriksa direksi bank.

14: Menteri Keuangan Jusuf Anwar menyatakan, akan menyita aset pemegang saham Bank Global. Polisi menahan 8 pegawai bank itu.


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Sita Rp 16,5 Miliar Tunai di Menara Global
Larangan Mantan Pejabat BI Masuk Bank belum Dibahas
Pemilik Obligasi Bank Global Dipastikan Rugi
Dirut BES: Kasus Bank Global Akibat Surat Utang Tidak Terdaftar
Komisaris Bank Global Limpahkan Kasus Ke Direksi
BI Hanya Jamin Tabungan Yang Sah
Hamid Awaludin Belum Terima Pencekalan Direksi Global
Delapan Pegawai Bank Global Ditahan di Mabes Polri
Reksa Dana Bank Global Diduga Palsu
Bank Global Tanah Abang Tidak Terima Nasabah
> selengkapnya...


Referensi

Proses Pembekuan Bank Global

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data