Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Timeline  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
   

Sejarah Bentrokan Mahasiswa UMI vs Aparat Keamanan
Minggu, 02 Mei 2004 | 23:58 WIB

BENTROKAN antara mahasiswa Universitas Muslim Indonesia dan aparat keamanan memiliki sejarah yang panjang. Namun, kasus 1 mei 2004, tergolong yang paling parah sejak 19996.

24 April 1996
Terjadi bentrokan antara mahasiswa dan aparat. Aparat sempat menyerbu ke dalam kampus UMI. Tiga mahasiswa UMI tewas dan puluhan mahasiswa serta aparat luka-luka. Peristiwa ini dipicu oleh penolakan mahasiswa terhadap kenaikan tarif angkutan kota. Peristiwa itu dikenal dengan nama Amarah atau April Makassar Berdarah yang diperingati setiap tahun dan disebut-sebut sebagai peringatan atas kebrutalan polisi dan militer.

1998
Hampir sepanjang 1998 aksi mahasiswa UMI nyaris semuanya berakhir dengan bentrokan versus polisi. Militansi mahasiswa harus berhadapan dengan ketegasan Kepala Poltabes Yusuf Manggabarani.

September 2000
Mahasiswa UMI beraksi menolak masuknya beras impor ke Sulawesi Selatan. Dua mahasiswa UMI disel, yaitu Surya dan almarhum Nasrullah. Bentrokan bermula di gedung DPRD Sulsel dan merembet ke depan kampus UMI di Jalan Urip Soemoharjo.

Juni 2001
Mahasiswa menuntut penghapusan Rancangan Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya. Mahasiswa UMI unjuk rasa di DPRD. Mahasiswa sempat diburu anjing milik aparat dan disiram gas air mata.

18 Februari 2004
Mahasiswa bentrok dengan aparat karena memprotes Mahkamah Agung yang memvonis bebas Akbar Tandjung. Mahasiswa ngotot menutup jalan, sementara aparat perintis berkeras membuka jalur jalan. Aparat sempat menerobos ke dalam kampus. Tiga mahasiswa ditangkap dan sebuah sepeda motor milik mahasiswa rusak.

1 Mei 2004
Polisi menyerbu ke dalam kampus UMI. Akibatnya, puluhan mahasiswa luka-luka dan di rawat di rumah sakit. Kasus ini menyebabkan Kapolda Sulses Irjen Pol. Jusuf Manggabarani dicopot dan polisi menuai kecaman dari banyak kalangan.

(Tempo Interaktif)


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kapolda Sulawesi Selatan Terima Pemberhentiannya
Cak Nur: Polisi Harus Lakukan Restrukturisasi
Solidaritas Kasus UMI Berlangsung di Solo
Gus Dur Kutuk Kekerasan Polisi di Kampus UMI
Kronologi Penyerbuan ke Kampus UMI
Mahasiswa Sulsel Kutuk Penyerbuan ke Kampus UMI
Aliansi Mei Tuntut Pengusutan Penyerbu Kampus UMI
Mahasiswa dengan Polisi Bentrok
42 Pendukung Ba'asyir Ditangkap Polisi
Kampanye PDIP di Yogyarta Rusuh
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah Bentrokan Mahasiswa UMI vs Aparat Keamanan
Kronologi Penyerbuan ke Kampus UMI

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]

Berita Terakhir

Tolak BBM Naik, Para Ibu Geruduk Gedung Sate
Mahasiswa Trisakti Berunjuk Rasa di Kejaksaan Agung
Guru Daerah Terpencil Raih Penghargaan dari Presiden
Perawat Sumatera Selatan Turun ke Jalan
Presiden Hadiri Acara Puncak Hari Pendidikan Nasional di Surabaya

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data