Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
  Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

PIALA KONFEDERASI

Brasil Bersaing dengan Jepang
Senin, 20 Juni 2005 | 20:02 WIB

TEMPO Interaktif, Hannover:Kemenangan 1-0 Meksiko atas juara bertahan Piala Dunia, Brasil, bukan satu bencana meski jika itu yang menjadi persepsi rakyat di Negeri Samba. Demikian ditegaskan pelatih Carlos Alberto Parreira. Tapi yang jelas, Brasil harus bersaing dengan Jepang untuk mendapatkan tiket ke semifinal Piala Konfederasi, Rabu (22/6).
"Setiap kali Brasil bisa dikalahkan, hal ini menjadi satu bencana nasional. Tapi Anda harus melihat bagaimana kami bisa bisa kalah," kata Parreira setelah sundulan dari Jared Borgetti di babak kedua membawa Meksiko ke semifinal.
Tapi wajar jika rakyat Brasil cemas. Bagaimana tidak? Ini kekalahan kedua dalam dua bulan terakhir. Kekalahan pertama menyesakkan karena terjadi di kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Latin, yaitu 1-3 dari pesaing bebuyutannya, Argentina. Tim Tango itu lolos lebih dulu ke Jerman 2006, sementara Brasil masih harus memastikan tiketnya di tiga pertandingan terakhir.

AFP

Dari Arsip Majalah TEMPO
Pertandingan Baru Sebatas di Televisi  | 20 Oktober 1998
Kembalinya Si Flamboyan  | 14 Juni 1999
Makin Berumur Makin Berprestasi  | 07 Juni 1999
Jawara Bola dari Pabrik Susu  | 24 Mei 1999
Setan Merah yang Terkaya dan Terbaik  | 31 Mei 1999
Duit Mengalir dari Balap Mobil  | 23 Maret 1999
Temaramnya Sebuah Kerajaan Olahraga  | 16 Maret 1999
Buang Uang untuk Pelatih Impor  | 09 Maret 1999
Menjadi Pelatih di Negeri Seberang  | 09 Maret 1999
Harapan Inggris di Pundak Keegan  | 02 Maret 1999
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pemain bulutangkis Denmark/ pasangan ganda putra, Thomas Lund bersama John Holts Christiensen dengan pialanya setelah menjuarai kejuaraan bulutangkis All England di London, Inggris, 1992. [TEMPO/ Mudrajat Kuncoro; 16D/150/1993; 20020816]. Fanny Habibie bersama para pemain bulutangkis Indonesia: Joko Suprianto, Susi Susanti, dan Heryanto Arbi di London, Inggris, 1992. [TEMPO/ Mudrajat Kuncoro; 16D/150/1993; 20020816].
Thomas Lund dan JH Christiensen
Fanny Habibie, Joko Suprianto, Susi Susanti dll
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jerman dan Argentina ke Semifinal
Persmin Kembali ke Puncak
Goosen Memimpin, Woods Optimistis
Robinho Menggoyang Eropa
Argentina Lewati Rintangan Pertama
Pelatnas Tinju Sulit Cari Lawan Tanding
Gelar domestik Inter setelah 16 tahun
Problem Pertahanan Panser
Federer dan Sharapova Juara di Pemanasan Wimbledon
Tim Nasional PSSI Tidak Lagi Bisa Ganggu Liga
> selengkapnya...


Referensi

Perolehan Medali PON Rabu (8/9)
Kepres nomor 72 Tahun 2001 Tentang Komite Olahraga Nasional Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data