Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
  Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

TENIS

Federer dan Sharapova Juara di Pemanasan Wimbledon
Senin, 13 Juni 2005 | 20:05 WIB

TEMPO Interaktif, London: Juara Wimbledon Roger Federer dan Maria Sharapova akan mencoba mempertahankan gelar juara mereka di lapangan rumput All England Club mulai pekan depan dengan keyakinan tinggi. Itu karena keduanya baru saja menjuarai turnamen pemanasan pada Minggu lalu.

Dua kali juara Wimbledon Federer mencatat hat-trick di turnamen ATP Halle di Jerman dengan mengalahkan juara Australia Terbuka Marat Safin dari Rusia dengan 6-4, 6-7 (6/8), 6-4 di final. Ini adalah kemenangan ke-29 secara berturut-turut bagi petenis Swiss di lapangan rumput.
Di Birmingham, petenis Rusia 18 tahun Sharapova berhasil mempertahankan gelar juaranya dengan mengalahkan petenis Serbia, Jelena Jankovic, 6-2, 4-6, 6-1. Ini merupakan kemenangan ke-17 secara berturut-turut bagi Sharapova di lapangan rumput.
Safin, meski tak terlalu menyukai jenis lapangan rumput, mampu merepotkan petenis nomor satu dunia Federer. Di lapangan keras Australia Terbuka pada awal tahun ini, Safin yang menyingkirkan Federer sebelum menjadi juara.
Meski Safin mampu membuat repot, Federer menganggap petenis AS, Andy Roddick, akan menjadi ancaman serius baginya di Wimbledon nanti. Roddick, runner-up tahun lalu di Wimbledon, berhasil meraih gelar juara ketiganya di turnamen Queen's Club, Minggu lalu.
Di final, Roddick mengalahkan petenis Kroasia, Ivo Karlovic, dengan 7-6 (9/7), 7-6 (7/4). Sukses itu mengantar dirinya menyamai prestasi Lleyton Hewitt (2000-2002) dan John McEnroe (1978-1981), yang meraih gelar juara tiga kali di turnamen pemanasan utama menjelang Wimbledon.
Sharapova pun akan tampil di Wimbledon dengan modal besar. Petenis yang banyak dimintai agen iklan ini menjadi favorit utama untuk mempertahankan gelar juaranya. "Saya selalu merasa nyaman saat pertandingan memasuki tingkat yang lebih jauh lagi," ucapnya.
AP / AFP

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pemain bulutangkis Denmark/ pasangan ganda putra, Thomas Lund bersama John Holts Christiensen dengan pialanya setelah menjuarai kejuaraan bulutangkis All England di London, Inggris, 1992. [TEMPO/ Mudrajat Kuncoro; 16D/150/1993; 20020816]. Fanny Habibie bersama para pemain bulutangkis Indonesia: Joko Suprianto, Susi Susanti, dan Heryanto Arbi di London, Inggris, 1992. [TEMPO/ Mudrajat Kuncoro; 16D/150/1993; 20020816].
Thomas Lund dan JH Christiensen
Fanny Habibie, Joko Suprianto, Susi Susanti dll
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tim Nasional PSSI Tidak Lagi Bisa Ganggu Liga
Jadwal Piala Konfederasi dan Siaran Langsung di SCTV
Brasil Ingin Balas Kekalahan dari Argentina
Spurs Memimpin 2-0
Inter Milan Unggul 2-0
Osasuna Incar Gelar Pertama dari Copa Del Ray
AS Roma dan Inter Buru Gelar Kompensasi
Liverpool Bisa Pertahankan Gelar
Spurs Rebut Partai Pembuka
Tyson Tantang McBride
> selengkapnya...


Referensi

Perolehan Medali PON Rabu (8/9)
Kepres nomor 72 Tahun 2001 Tentang Komite Olahraga Nasional Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data