|
FINAL NBA
Spurs Memimpin 2-0
Senin, 13 Juni 2005 | 19:40 WIB
TEMPO Interaktif, San Antonio: San Antonio Spurs dua langkah lebih maju ketimbang lawannya, Detroit Pistons. Hal tersebut tidak terlalu mengejutkan melihat penampilan mereka yang luar biasa dalam partai kedua Final NBA pada Minggu (12/6) malam. Spurs kembali membuat frustrasi Pistons sebelum menang 97-76 dan kini unggul 2-0 dalam final yang menggunakan sistem best-of-seven series.
Sukses Spurs menaklukkan juara bertahan Pistons tak lepas dari peran Manu Ginobili. Pemain asal Argentina ini tampil cepat dan sangat kreatif di lapangan. Tapi, tak seperti pada partai pertama saat ia mengontrol permainan seorang diri pada kuarter keempat, kali ini ia melakukannya lebih cepat dan banyak mendapat bantuan dari rekan-rekannya.
Penampilan luar biasa Ginobili mendapat dukungan penuh dari penonton. Bahkan mereka secara spontan meneriakkan "M-V-P, M-V-P". Apa yang diinginkan penonton memang tak berlebihan. Sejauh ini, dalam partai Final NBA, Ginobili telah menunjukkan diri bahwa ia memang pantas menerima penghargaan sebagai pemain terbaik.
Malam itu Ginobili mencetak 27 poin dan tujuh assist, sedangkan rekannya, Tim Duncan, mengemas 18 angka dan 11 rebound. "Tentu saja saya bangga dengan apresiasi penonton. Menyenangkan. Tapi saya belum memikirkan untuk itu (gelar MVP)," ucap Ginobili.
Ginobili dan rekannya, Bruce Bowen, masing-masing menyumbang empat dari 11 tembakan tiga angka yang dilesakkan Spurs malam itu. Dan saat Piston melesat dengan keunggulan delapan poin di kuarter terakhir, Ginobili mampu menyelamatkan timnya dengan menjebak Rasheed Wallace melakukan foul kelimanya. Setelah itu Ginobili menjadi motor tim untuk membalikkan keadaan.
"Saya sangat puas dengan cara bagaimana mereka bereaksi untuk kemudian memenangi pertandingan. Lebih mudah bereaksi seperti itu setelah kami tertinggal jauh," tutur pelatih Spurs, Gregg Popovich.
Sejauh ini hanya ada dua tim dalam sejarah NBA yang mampu bangkit dari ketinggalan 2-0 untuk kemudian menjadi juara. Fakta tersebut membuat Pistons sedikit lebih optimistis saat mereka menjamu Spurs dalam dua pertandingan berikutnya. Pertandingan ketiga akan berlangsung di Palace of Auburn Hills, Selasa (14/6) malam. l AFP | AP
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Pemain bulutangkis Denmark/ pasangan ganda putra, Thomas Lund bersama John Holts Christiensen dengan pialanya setelah menjuarai kejuaraan bulutangkis All England di London, Inggris, 1992. [TEMPO/ Mudrajat Kuncoro; 16D/150/1993; 20020816].](/hg/photostock/2005/04/09/s_16D15007_high_thumb.jpg) |
![Fanny Habibie bersama para pemain bulutangkis Indonesia: Joko Suprianto, Susi Susanti, dan Heryanto Arbi di London, Inggris, 1992. [TEMPO/ Mudrajat Kuncoro; 16D/150/1993; 20020816].](/hg/photostock/2005/04/05/s_16D15009_high_thumb.jpg) |
| Thomas Lund dan JH Christiensen
|
|
| Fanny Habibie, Joko Suprianto, Susi Susanti dll
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|