Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
  Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

FINAL COPPA ITALIA

AS Roma dan Inter Buru Gelar Kompensasi
Jum'at, 10 Juni 2005 | 22:18 WIB

TEMPO Interaktif, Roma: AS Roma akan menjadi tuan rumah dalam final pertama Piala Italia di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (12/6) atau Senin dini hari WIB, melawan Inter Milan. Pertemuan kedua di kandang Inter, San Siro, Rabu (15/6). Kedua tim sama-sama mencari gelar "kompensasi" setelah masing-masing gagal memenuhi ambisi untuk memenangi Seri A Liga Italia 2004/2005.
Inter menempati peringkat ketiga di belakang AC Milan dan juara Juventus. Sedangkan Roma, yang semula masuk bursa favorit juara, akhirnya malah mengalami kondisi terburuk. Roma ganti pelatih tiga kali dan terperosok ke zona degradasi sebelum terselamatkan di saat-saat terakhir.
Tapi, kalah atau menang, Roma tetap akan ke Piala UEFA musim depan karena Inter mendapat jatah ke kualifikasi Liga Champions. Meski demikian, kedua tim sama-sama ngotot memenangi kejuaraan ini demi gengsi. Apalagi sang juara bakal berhadapan dengan juara Seri A, Juventus, di final Piala Super.
Di sisi lain, Roma berambisi memenangi Piala Italia yang kedelapan kalinya atau satu angka lagi dari pemegang rekor juara kejuaraan ini, Juventus. Sementara Inter sudah memenanginya tiga kali. "Kami sangat menginginkan memenangi piala ini. Sebab, itu berarti awal dari kelanjutan sukses Inter," kata gelandang Inter asal Argentina, Juan Sebastian Veron, yang berharap bisa segera pulih dari cedera lututnya untuk final pertama ini.
Di final pertama ini Inter tanpa penyerang Christian Vieri, yang cedera sehabis memperkuat Italia melawan Norwegia di lanjutan kualifikasi Piala Dunia pekan lalu. Tapi kapten tim Javier Zanetti dan gelandang kunci Esteban Cambiasso, yang baru saja ikut meloloskan Argentina ke putaran final Piala Dunia 2006, diharapkan bisa tampil penuh.

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pemain bulutangkis Denmark/ pasangan ganda putra, Thomas Lund bersama John Holts Christiensen dengan pialanya setelah menjuarai kejuaraan bulutangkis All England di London, Inggris, 1992. [TEMPO/ Mudrajat Kuncoro; 16D/150/1993; 20020816]. Fanny Habibie bersama para pemain bulutangkis Indonesia: Joko Suprianto, Susi Susanti, dan Heryanto Arbi di London, Inggris, 1992. [TEMPO/ Mudrajat Kuncoro; 16D/150/1993; 20020816].
Thomas Lund dan JH Christiensen
Fanny Habibie, Joko Suprianto, Susi Susanti dll
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Liverpool Bisa Pertahankan Gelar
Spurs Rebut Partai Pembuka
Tyson Tantang McBride
Panasia Garuda Tundukkan Kalila, Jakarta
Dana SEA Games Cair Bulan Ini
Empat Macan Asia Lolos Lebih Dulu
Satria Muda BRItama Menang Tipis
IBL Seri 10 Mulai Hari Ini di Palembang
Henin-Hardenne Lebih Diunggulkan
Norwegia Akan Hambat Laju Italia
> selengkapnya...


Referensi

Perolehan Medali PON Rabu (8/9)
Kepres nomor 72 Tahun 2001 Tentang Komite Olahraga Nasional Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data