|
Listrik Byar-Pet Alat Penyimpanan Darah Gampang Rusak
Jum'at, 25 Juli 2008 | 19:07 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:
Kepala Unit Transfusi Darah Cabang PMI Palembang Anton Suwindro mengkuatirkan alat tempat penyimpanan darah rentan rusak karena seringnya pemadaman listrik. Menurut dia, alat-alat atau kulkas khusus darah itu harus tetap menyala.
"Sampai saat ini listrik padam menyebabkan rusaknya stok darah karena umur darah bisa 21 hari di tempat khusus dengan suhu 2-4 derajat celcius," kata Anton Suwindro, Jumat (25/7). Kalau pun listrik padam, kata dia lagi, pihaknya hanya butuh 5-10 menit untuk mengalihkannya ke genset. Justru yang dia cemaskan, seringnya listrik mati akan menyebabkan kulkas pentimpan darah rusak.
Ihwal stok darah, PMI Palembang sampai sekarang tidak terganggu pemadaman. Untuk hari ini saja, stok darah gol A tersedia 26 kantong, Gol B, 47 kantong, Gol O 34 kantong. Gol AB 48 kantong. Selebihnya, ada 8 kantong darah yang masuk kategori rusak. Dengan jumlah stok itu, persediaan cukup aman, karena total sehari ini mencapai 103 kantong. "Untuk kebutuhan sebulan 3500 kantong sementara persedian bisa mencapai 3500 sampai 4000 kantong," kata Anton.
Arif Ardiansyah/Tempo Newsroom
INDEKS BERITA LAINNYA :
|