Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gajah Kembali Serang Permukiman, Satu Orang Tewas
Minggu, 20 Juli 2008 | 18:57 WIB

TEMPO Interaktif, Pekanbaru:
Kawanan Gajah kembali menyerang permukiman dan perkebunan di Riau. Akibatnya, satu orang tewas, dua rumah rusak berat dan puluhan hektar tanaman kebun warga porak poranda.

Serangan oleh kawanan gajah kali ini menimpa tiga kawasan, yakni Gunung Sahilan, Kampung Durian, Kecamatan Kampar Kiri, dan Desa Balai Makam di Kecamatan Mandau. “Warga masih melakukan pengusiran di sekitar kampung. Polisi juga sudah datang menolong,” ujar Kepala Desa Gunung Sailan, Datuk Rustam AR, Ahad (20/7).

Menurut Rustam, sejak Kamis malam lalu tujuh ekor gajah dewasa dan anaknya menyantroni desa Gunung Sahilan. Begitu kawanan gajah mendekat ke perkampungan, warga ketakutan.

Selama tiga hari kawanan gajah itu hilir mudik di sekitar perkampungan penduduk. “Kami sudah berupaya melakukan pengusiran dengan mercon dan menabuh genderang. Tapi tidak mempan. Gajah malah masuk ke Desa Kebun Durian,” kata Datuk Rustam. “Dua rumah warga kami
di pinggiran kampung dirusak. Entah berapa puluh hektar sawit dan tanaman hancur.”

Di tempat yang sama, Ketua Forum Masyarakat Hutan Lindung Tesso Nilo Radaimon menyebut kawanan gajah yang menyerang itu berasal dari kawasan Hutan Lindung Tesso Nillo, yang
berjarak 45 kilometer arah Timur Desa Gunung Sahilan. “Desa Gunung Sahilan merupakan langganan amukan gajah,” ujar Radaimon.

Sebelumnya, kawanan gajah juga menyerang Desa Asri Tambusai, Kecamatan Mandau. Sedikitnya lima ekor gajah dewasa menyantroni perkebuan sayuran di pinggiran desa Asri Tambusai, Sabtu (19/7) kemarin.

“Entah bagaimana gajah tiba-tiba langsung masuk kawasan kebun sayuran dan langsung menyerang. Para petani yang menyiram sayur-mayur sore itu lari ke kampung,” ujar Ketua RW Asri Tambusai, Frederik Sinaga, kepada Tempo. Jupernalis Samosir


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gajah Mengamuk, Puluhan Warga Mengungsi
Gajah Mengamuk, Puluhan Rumah Warga di Jambi Roboh
Beli Sambal Selamatkan Gajah
Gajah Tangkapan Pemerintah Riau Mati
Gajah Liar Rusak Puluhan Hektar Kebun di Lembah Seulawah
Gajah Liar Hancurkan 50 Rumah

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk128585 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data