|
KPU Lampung Ajukan Anggaran Pilkada Tambahan
Selasa, 15 Juli 2008 | 11:19 WIB
TEMPO Interaktif, Bandar Lampung:Komisi Pemilihan Umum Lampung mengajukan dana tambahan sebesar Rp 42,6 miliar kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk menggelar pemilihan gubernur Lampung jika memasuki dua putaran.
”Anggaran lama tidak mengantisipasi kemungkinan terjadinya putaran kedua dalam pemilihan gubernur Lampung 3 Sepetember mendatang,” kata Sekretaris KPU Lampung Fahrizal, Selasa (15/7).
Fahrizal mengatakan besar kemungkinan pemilihan gubernur Lampung dalam dua putaran. Hal itu melihat jumlah calon gubernur Lampng yang berjumlah tujuh pasangan calon. ”Untuk menang dalam sekali putaran, seorang calon harus memperoleh sedikitnya 30 persen suara,” katanya. Belum lagi, anggaran sebesar Rp 98 miliar yang telah disepakati tidak mengakomodir calon dari jalur independen.
Anggaran tambahan sebesar Rp 42,6 miliar itu akan diajukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan yang akan cair September nanti. Nantinya, anggaran itu akan dipergunakan untuk distribusi logistik, honor panitia di tingkat kecamatan dan desa, mencetak kartu suara dan tinta. ”Jika tidak terjadi putaran kedua, dana akan kami kembalikan ke pemerintah,” katanya.
Pemilihan gubernur Lampung 3 September mendatang diikuti tujuh pasangan calon. Lima dari jalur partai politik dan dua jalur perseorangan. Dari jalur perseorangan adalah Sofjan Ja’coeb—Bambang Waluyo Utomo dan Muhajir Utomo—Andi Arief. Kedua pasangan calon gubernur Lampung dari jalur independen itu merupakan yang pertama di tanah air.
Sementara itu, dari jalur partai politik adalah Zulkifli Anwar—Akhmadi Sumaryanto dari Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional, Alzier Dianis Thabranie—Bambang Sudibyo dari Partai Golkar, Oemarsono—Tomas Riska koalisi tujuh partai gurem, Andi Achmad Sampurna Jaya—Suparjo yang disokong oleh Partai Demokrat dan Partai Bintang Reformasi dan Sjachroedin ZP—Joko Umar Said yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Jumlah calon gubernur itu merupakan terbanyak sepanjang perhelatan pemilihan gubernur di tanah air. ”Dengan komposisi persaingan seperti itu, kemungkinan putaran kedua dalam pemilihan gubernur Lampung bisa terjadi,” kata Chairullah.
Nurochman Arrazie
INDEKS BERITA LAINNYA :
|