Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengusaha Hotel di Bukittinggi Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
Jum'at, 04 Juli 2008 | 08:39 WIB

TEMPO Interaktif, Padang:Pengusaha hotel di Bukittinggi mengeluhkan pemadaman listrik bergilir di Bukittinggi yang terjadi siang dan malam. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Bukittinggi Roni Valian mengatakan pemadaman listrik mulai dikomplain wisatawan yang sedang berlibur di Bukittinggi.

”Mereka yang menginap di hotel bintang satu atau hotel melati mulai komplain karena saat listrik mati di kamar hotel hanya menggunakan lilin dan tidak bisa nonton televisi. Tetapi, yang paling kita takutkan itu bahaya kebakaran, karena tahun lalu saat pemadaman listrik ada TV yang jebol karena ada lilin yang dihidupkan dan diletakkan di atas TV, untung saja hotelnya tidak kebakaran,” kata Roni Valian yang juga manajer Hotel Cimpago sebuah hotel bintang tiga di Bukittinggi, Jumat (4/7).

Roni mengatakan kerugian yang lebih besar justru ditanggung pengusaha hotel karena harus menambah bahan bakar solar untuk genset serta kerusakan peralatan hotel.

”Dalam bulan ini sejak pemadaman bergilir, tiga kulkas besar di dapur hotel saya rusak karena listrik mati, ditambah lagi enam kulkas minibar rusak dan satu komputer rusak. Total kerugian saya bulan ini lebih Rp 20 juta,” kata Roni Valian.

Karena pemadaman listrik, menurut Roni, ia juga harus menambah pembelian solar Rp 3 juta sebulan untuk genset hotel. Menurut Roni, beberapa pengusaha hotel dan restoran di Bukittinggi berencana akan mendata kerusakan dan kerugian akibat pemadaman listrik.

”Kita akan data kerugian pengusaha hotel, lalu mungkin akan kita tentukan langkah selanjutnya, apakah akan komlain pada PLN. Kalau padamnya berkepanjangan kita bakal merugi, apalagi lama-lama nanti wisatawan juga terganggu dan tidak mau menginap di Bukittinggi, padahal bulan ini sedang musim liburan,” kata Roni.

Febrianti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Yang Membangun di Punggung Gunung | 04 April 2005
Pakai ?Pahe? ke Luar Negeri  | 29 Desember 1998
Kalau Banjir Sampai ke Hidung  | 08 Desember 1998
Protes Bali Terus Bergulir  | 03 November 1998
"Semua HPH akan Segera Berakhir" | 09 Maret 1999
"Model Bagi Proyek Serupa" | 09 Maret 1999
Orang Bajau, dalam Untung dan Malang  | 09 Maret 1999
Taman Bermain Duyung dan Lumba-lumba  | 09 Maret 1999
Zamrud Alam Teluk Tomini  | 09 Maret 1999
Desentralisasi, Thinking Outside the Box | 15 November 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PLTU Ombilin Masih Gagal Beroperasi
Taman Mini Bidik Turis dari Cina
PLN Kewalahan Atasi Tingginya Permintaan Listrik
Enam Area di Jakarta-Tangerang Hari Ini Mati Lampu
PLN Bekasi Berlakukan Pemadaman Bergilir
Air Danau Maninjau dan Singkarak Kritis, Pemadaman Listrik Berlanjut
Belum Ada Kepastian Pemadaman Listrik Berakhir
Solo Berharap Dibuka Penerbangan Langsung ke Denpasar
Gubernur Kepulauan Riau Sesalkan Pemadaman Bergilir
Dua PLTU Diperbaiki, Pemadaman di Sumatera Berlanjut
> selengkapnya...

Website

PT Garuda Indonesia
Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk127456 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data