|
Joki dan Lima Peserta Seleksi Perguruan Tinggi Diamankan
Rabu, 02 Juli 2008 | 15:14 WIB
TEMPO Interaktif, Medan:Lima peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Sumatera Utara dan Universitas Negeri Medan pada hari pertama seleksi diserahkan panitia lokal kepada kepolisian karena terindikasikan curang.
Mereka kedapatan menerima jawaban melalui telepon genggam dari joki ketika menjawab soal mata ujian kualitatif dan tes kemampuan bahasa Inggris dan Matematika. "Kita juga mengamankan salah seorang joki untuk peserta," kata Penanggung Jawab Informasi SNMPTN USU, Bisru Hafi, kepada Tempo, Rabu (2/7).
Kecurangan peserta di USU, kata Bisru, terungkap dari kecurigaan pengawas terhadap Novita A Panjaitan (IPA) di Fakultas Psikologi Komplek USU Jalan DR Mansyur, Adawiyah Tusyafah S (IPS) di lokasi ujian Perguruan Raksana Jalan Gajah Mada, dan Heri Wibowo Sitohang (IPS) di Perguruan Yayasan Pendidikan Harapan Jalan Imam Bonjol.
Menurut Bisru, peserta Novita berupaya mengelabui pengawas dengan menggunakan telepon genggam bentuk jam digital multimedia. "Kita curiga karena dia selalu melihat jam tangan yang ternyata HP," ujarnya.
Ketiga peserta menerima jawaban dari pesan singkat yang dikirim joki. Salah satu bentuk jawaban, "Seperti 1. 4310, maksudnya jawaban d, c, a, dan nol tidak ada jawaban," kata Bisru.
Dari penelusuran pengawas lokal yang berjumlah 1.801 orang, diamankan M Adam Pane, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, sebagai joki untuk Adawiyah Tusyafah S. "Joki itu kita amankan dari luar kampus USU. Mereka sudah kita serahkan kepada Polsek Medan Baru," kata Bisru.
Sementara di Unimed, kata Chairul Azmi, dua peserta SNPTM studi IPA diserahkan kepada Polsek Medan Timur, yaitu atas nama Hitler P mengikuti ujian di SMA Negeri 7, dan Eva Yana mengikuti ujian di Kampus UMSU. "Secara umum, pelaksanaan lancar," kata Chairul.
M Adam Pane di Mapolsek Medan Baru, mengaku, membantu Adawiyah tanpa meminta bayaran. "Saya abang angkatnya," kata Adam. Sedangkan joki lainnya, masih dalam penyelidikan kepolisian. Ketiganya hingga Rabu siang masih dalam pemeriksaan petugas.
Soetana Monang Hasibuan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|