Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

116 Titik Api Terpantau di Sumatera Selatan
Kamis, 15 Mei 2008 | 10:48 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang:Berdasarkan pantauan dari dua satelit, Terra dan Aqua, terdeteksi sekitar 116 titik api di Sumatera Selatan sampai bulan Mei ini. Jumlah titik api ini berdasarkan bulan, yaitu Januari 13 titik, Februari 4 titik, Maret 15 titik dan April 32 titik.

”Sampai tanggal 13 Mei sudah terdeteksi sekitar 37 titik api,” kata Solichin dari Lembaga Sumatera Forest Fire Management Projeck (SFFMP), Kamis (15/5). Masing-masing 15 titik di Musibanyuasin, 5 di Muaraenim, 4 di OKU, 3 titik di Banyuasin dan Prabumulih, 2 titik di Empat Lawang, dan 1 titik di Lahat, Musi Rawas, dan OKI.

Titik api ini meningkat dibanding tahun lalu di bulan yang sama, yang terdeteksi hanya 30 titik api.

Titik api diprediksi akan terus bertambah mengingat bulan Juni, Juli sampai Agustus memasuki musim kemarau. Dari pantauan SFFMP, faktor manusia menjadi penyebab utama kebakaran hutan tersebut. Jika titik api menyebar di beberapa titik dan tidak berjauhan bisa dipastikan itu pembukaan lahan.

”Tidak hanya di Sumsel, kebiasan membuka lahan dengan membakar sudah menjadi kebiasan masyarakat Indonesia,” ujar Solichin. Sampai saat ini belum terdeketsi lahan gambur terbakar, sebab permukaan air masih tinggi sehingga akar gambut masih basah.

Selain itu, dari pantauan El Nino, sejauh ini diprediksi akan netral, yang berarti kemarau tidak begitu panjang.
”Tapi kalau tiga bulan ke depan El Nino strong, maka kemarau akan makin panjang Oktober dan tidak menutup kemungkinan kebakaran hutan akan kerap terjadi,” ujar Solichin.

ARIF ARDIANSYAH

Dari Arsip Majalah TEMPO
Hutan Terbakar = Bhopal + Exxon Valdez  | 22 Desember 1998
Sanksi yang Mengecewakan  | 27 Oktober 1998
Menciutkan Ongkos, Hutan pun Hangus  | 07 Juni 1999
Ada Asap, Siapa Tukang Kipasnya?  | 05 Juli 2004
Asap Tebal, Hutan Kembali Dibakar  | 16 Juni 2003
Meminta Hujan Memadamkan Api  | 16 Juni 2003
Bersama Menyiram Hutan Dunia  | 06 Agustus 2001
Siapa (Lagi) Bermain Api? | 16 Juli 2001
Kalimantan, Si Tuan Rumah Api  | 16 September 2002
Kebakaran di Kalimantan  | 26 Agustus 2002
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Departemen Kehutanan Tambah Helikopter Sewaan
Udara Riau Terus Memburuk
Dana Rp 3 Miliar untuk Penanggulangan Kebakaran Lahan di Kalimantan Tengah
Kebakaran di Amerika Hanguskan Rumah Pantai
Waspadai Kabut Asap Indralaya-Prabumulih
Kebakaran Hutan di Madiun Diduga Ulah Pembalak Liar
Perhutani Kewalahan Atasi Kebakaran Hutan Madiun
Peladang di Kalimantan Tengah Dapat Bantuan Beras
Delapan Titik Api Ditemukan di Hutan Jati Madiun
Titik Api Meningkat di Sumatra Selatan
> selengkapnya...

Referensi

Kebakaran Hutan: Bencana Tahunan Riau

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Kehutanan
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI)
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123102 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data