|
Polisi Awasi Ujian Nasional di Pekanbaru
Senin, 05 Mei 2008 | 10:27 WIB
TEMPO Interaktif, Pekanbaru:Untuk menghindari kemungkinan kebocoran soal dan hal lain yang mengganggu jalannya pelaksanaan Ujian Nasional yang diikuti 12.546 siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat se-kota Pekanbaru, Riau, aparat Kepolisian dikerahkan ke sekolah-sekolah.
"Kita yang minta tenaga kepolisian. khususnya menjaga soal-soal ujian dan memastikannya sampai ke meja siswa. Kita tidak mau pelaksanaan Ujian Nasional ini terganggu dan tercoreng, khususnya menyangkut isu kebocoran soal," ujar Ketua Pelaksana Ujian Nasional Rayon Pekanbaru, Riau H Addauri, Senin (5/5), di Kantor Dispora Pekanbaru.
Selain menggunakan aparat keamanan, sekolah juga diminta melakukan pengawasan ketat. "Kita juga sudah meminta agar para guru pengawas melakukan pengawasan ketat, termasuk tidak mengizinkan alat-alat lain, juga handphone, masuk ruangan," tambah Addauri.
Ujian Nasional di Pekanbaru yang serentak pagi ini dilangsungkan di 31 SMP negeri, 33 SMP swasta, 3 sekolah MTs negeri dan 19 MTs swasta. Ujian kali ini menguji empat mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Sejumlah siswa mengaku cemas tidak lulus ujian, kendati sudah melakukan sejumlah persiapan. "Cemas juga. Kalau tidak lulus, jelas tidak boleh melanjutkan ke SMU," ujar Windy Lusia, siswa kelas III SMP Negeri 04 Pekanbaru, beberapa saat menjelang ujian.
Sementara itu, para guru di sejumlah sekolah mengatakan kenyakinannya bahwa para siswanya mampu melampaui standar persentase kelulusan yang diberikan sekolah. Persiapan ujian sejak tiga bulan lalu dinilai lebih dari memadai. "Kita yakin target 80 persen kelulusan terlampaui," ujar Tuti Indrawati, salah seorang guru di SMPN 25 Marpoyan Pekanbaru.
Jupernalis Samosir
INDEKS BERITA LAINNYA :
|