Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

40 Ton Kayu Sitaan Bertumpuk Di Bea Cukai
Selasa, 29 Januari 2008 | 14:15 WIB

TEMPO Interaktif, Batam: Kasus penyelundupan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau pada 2007 menurun dibanding tahun 2006. Tahun 2006 tercatat 94 kasus sedangkantahun lalu hanya 64 kasus.
Penurunan ini terkait dengan gencarnya aparat Bea dan Cukai melakukan patroli. Terutama di jalur-jalur yang sering dilalui kapal-kapal penyelundup.

Para penyelundup ini umumnya menggunakan jalur tersembunyi. Mereka bergerak malam hari ketika petugas diperkirakan lalai. Contohnya mereka bergerak sekitar pukul 02.00 wib dinihari. Jenis barang selundupan seperti beras, gula, minyak horeng, kayu illegal dan minyak solar serta pakaian bekas.

Umumnya pakaian bekas, gula pasir, minyak goring berasal dari Malaysia dan Singapura. Sedangkan kayu olahan dan gelondongan dari Riau, Kalimantan dan Papua menuju Malaysia dan Singapura. "Harus kerja keras," kata Kepala Seksi Penyidikan dan Pecegahan Bea dan Cukai Wilayah Kepri, Zakky Firmansyah di Karimun.

Bea Cukai memang agak kewalahan menyimpan kayu hasil sitaan. "Halaman kantor Kanwil penuh kayu," kata Zakky lagi. Diperkirakan 40 ton kayu hasil sitaan disimpan di halaman Kantor Kanwil BC di Karimun. Pihaknya tengah mencari tempat khusus, tapi sejauh ini belum mendapat jawabab dari Pemerintah daerah Karimun lahan untuk penyimpanan kayu-kayu itu.

Disinggung soal pelelangan kayu, Zakky mengatakan, bea cukai tengah memproses untuk dilakukan pelelangan, tapi sejauh ini masih belum ada yang tawar. Zakky menjelaskan kayu yang ada di halaman Kanwil BC Tanjungbalai Karimun itu termasuk titipan dari pihak lain yang juga melakukan penangkapan. ( Rumbadi Dalle )


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pembangunan di Pedalaman Terhamat Kayu
Aparat Gabungan Amankan Ratusan Batang Kayu Jati Illegal
Aparat Gagalkan Penyelundupan 15 Ton Kayu
Kayu Untuk Rumah Murah di Palangkaraya Sulit Dicari
Nelayan Temukan Ratusan Kayu Jati di Laut
Produk Kayu Indonesia Terancam Ditolak Amerika
Audit Riau Pulp Harus Cepat
Polisi Gagalkan Penyeludupan Kosmetik dari Singpura
18 Ribu Warga Purwakarta Buta Huruf
Ditemukan Al Quran dan Buku Jawa Kuno
> selengkapnya...

Referensi

Campur Tangan Pak Menteri
Robohnya Pohon Kami

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk116458 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data