Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kandidat Bupati Kaur Diperiksa Sebagai Saksi Kerusuhan
Kamis, 28 Juli 2005 | 16:46 WIB

TEMPO Interaktif, Bengkulu: Tiga orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan di Kota Bintuhan, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Senin lalu, diperiksa polisi, Kamis (28/7). Polisi menduga mereka adalah "aktor utama" pembakaran dan pengrusakan beberapa gedung dan rumah dinas DPRD Kaur itu.

Polisi menyebutkan, tiga orang itu berinisial YW, SS, dan TM dan diperiksa selama 10 jam. Namun, mereka masih berstatus sebagai saksi. "Ada 33 nama lagi yang sudah masuk dalam catatan kami untuk dimintai keterangannya," kata juru bicara Polda Bengkulu Ajun Komisaris Faruk kepada Tempo, Kamis (28/7).

YW yang dimaksud adalah Yusirwan Wanie, calon bupati yang kalah. Ia diusung Partai Golkar. Adapun SS adalah Sahlan Sirait, calon wakil bupati yang diajukan PKB, PBB, PPP, PBR, dan PNI Marhainis.

Yusirwan, kepada Tempo membantah, dia menjadi otak dari aksi kerusuhan. "Semua adalah bentuk kemarahan masyarakat secara spontanitas, karena kecewa atas sikap KPUD dan Ketua DPRD Kaur," ujarnya.

Ia mengaku hanya memiliki 300 orang simpatisan yang mengikuti aksi. Selebihnya, kata dia, dari kecamatan lain dan merupakan pendukung ketiga kandidat yang kalah. "Memang sebelumnya simpatisan saya datang ke rumah. Saya arahkan agar tidak membawa senjata tajam dan melakukan aksi perusakan apalagi pembakaran," ia mengaku. SYAIPUL BAKHORI

Dari Arsip Majalah TEMPO
Amuk Batu Siaga Satu | 04 April 2005
Mencegah Kerusuhan di Pengadilan | 07 Maret 2005
Mengapa Amuk Sara  | 08 Desember 1998
Ketika Ika Menindas Bhineka  | 08 Desember 1998
Siapa Mengail Rusuh?  | 08 Desember 1998
Mencegah Ular Terus Bertelur  | 08 Desember 1998
Tumbal untuk Hantu Politik  | 08 Desember 1998
Setelah Luka Curiga Menganga  | 08 Desember 1998
Kerusuhan Ketapang Direkayasa?  | 01 Desember 1998
Kupang Rusuh  | 01 Desember 1998
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara mengamankan pengungsi karena  kerusuhan Poso di pelabuhan Poso, Sulawesi Tengah, 8 - 12 Juni 2000 [TEMPO/ Verrianto Madjowa; 32D/337/2000; 20010605]. Rumah yang tidak dibakar karena terdapat coretan darah Yesus saat kerusuhan Poso, Sulawesi Tengah, 8 - 12 Juni 2000 [TEMPO/ Verrianto Madjowa; 32D/337/2000; 20010605].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Demo Anti-Bupati Demak Rusuh
Bupati Kaur Tetap Akan Dilantik
Kota Kaur Bengkulu Normal Kembali
Rumah Kepala Dinas Pendapatan Lampung Dilempar Bom Molotov
Massa Bakar Kantor Bupati dan DPRD Kaur Bengkulu
Pengibar Bintang Kejora Dituntut Lima Tahun, Massa Mengamuk
Uskup Atambua Minta Umat Tak Terprovokasi
Ribuan Warga Rusak Mapolsek Tayu
Sejumlah Pura di Kuta Dirusak Orang
Musro Executive Prameswari Menggugat Bupati Cianjur
> selengkapnya...


Referensi

Poso, Enam Tahun Dirundung Duka
Dari Mana Datangnya Rusuh Sampit?
Republik Maluku Selatan dari Masa ke Masa
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
Keppres Pengadilan HAM Ad Hoc

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Jalur Selatan Kereta Api Normal Kembali
Kecil Kemungkinan Beda Awal Puasa dan Lebaran
Tunai Rp 1 Milyar Bagi Peraih Emas Olimpiade
Amrozy cs Dikunjungi Kerabat
Mahasiswa Kediri Demo Tuntut Pengusutan Dana Hibah Persik

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data