Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Demo Anti-Bupati Demak Rusuh
Selasa, 26 Juli 2005 | 18:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Unjuk rasa anti- Bupati Demak Endang Setyaningdyah di halaman kantor bupati setempat, Selasa (26/7), rusuh. Sejumlah orang terluka akibat bentrok dengan aparat.

Pukul 14.00 WIB ribuan orang yang menamakan diri Aliansi Berantas Kedzaliman menuntut agar Bupati Endang mundur dari jabatannya. Massa juga meminta Endang tidak mencalonkan kembali pada pemilihan bupati 2006-2011. Alasannya, Bupati terlibat pemotongan anggaran di semua proyek pemerintah daerah hingga separuhnya.

Massa yang digalang oleh Gabungan Pelaksana Nasional Konstruksi Indonesia (Gapensi) Kabupaten Demak itu berniat masuk ke kantor bupati. Namun, mereka dihadang oleh aparat kepolisian.

Bentrokan tak bisa dihindarkan ketika massa nekat mendorong mobil bak terbuka untuk menerobos barikade polisi. Saling pukul dan lempar batu pun tak bisa dihindarkan. Bentrok dan kejar-kejaran antara aparat dan pengunjuk rasa berlangsung hingga hampir satu jam.

Akibat insiden tersebut, lima pengunjuk rasa luka-luka. Mereka adalah Samroni, Kahar, Syafi'i, dan Suwarjo yang memar dan bocor kepala. Sementara itu, Mastur mengalami patah tulang kaki karena tergilas mobil. Dari aparat, Kepala Polres Demak Ajun Komisaris Besar Eka Cahyanto terluka di bagian tangan.

Massa yang tercerai berai lari menghindari aparat dan gas air mata, akhirnya berkumpul kembali dan menuju kantor DPRD. Di depan kantor tersebut massa memacetkan jalur Pantura Semarang-Surabaya dengan membakar ban bekas. Massa kembali membubarkan diri setelah aparat dari Polres Demak dan Polwiltabes Semarang datang.

Polisi menahan delapan pengunjuk rasa yang dianggap sebagai provokator. Di antaranya Nur Amin, Ketua Gapensi Kabupaten Demak. Sohirin

Dari Arsip Majalah TEMPO
Amuk Batu Siaga Satu | 04 April 2005
Mencegah Kerusuhan di Pengadilan | 07 Maret 2005
Mengapa Amuk Sara  | 08 Desember 1998
Ketika Ika Menindas Bhineka  | 08 Desember 1998
Siapa Mengail Rusuh?  | 08 Desember 1998
Mencegah Ular Terus Bertelur  | 08 Desember 1998
Tumbal untuk Hantu Politik  | 08 Desember 1998
Setelah Luka Curiga Menganga  | 08 Desember 1998
Kerusuhan Ketapang Direkayasa?  | 01 Desember 1998
Kupang Rusuh  | 01 Desember 1998
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara mengamankan pengungsi karena  kerusuhan Poso di pelabuhan Poso, Sulawesi Tengah, 8 - 12 Juni 2000 [TEMPO/ Verrianto Madjowa; 32D/337/2000; 20010605]. Rumah yang tidak dibakar karena terdapat coretan darah Yesus saat kerusuhan Poso, Sulawesi Tengah, 8 - 12 Juni 2000 [TEMPO/ Verrianto Madjowa; 32D/337/2000; 20010605].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bupati Kaur Tetap Akan Dilantik
Kota Kaur Bengkulu Normal Kembali
Rumah Kepala Dinas Pendapatan Lampung Dilempar Bom Molotov
Massa Bakar Kantor Bupati dan DPRD Kaur Bengkulu
Pengibar Bintang Kejora Dituntut Lima Tahun, Massa Mengamuk
Uskup Atambua Minta Umat Tak Terprovokasi
Ribuan Warga Rusak Mapolsek Tayu
Sejumlah Pura di Kuta Dirusak Orang
Musro Executive Prameswari Menggugat Bupati Cianjur
Polisi Bantah Tembak Warga Donggala
> selengkapnya...


Referensi

Poso, Enam Tahun Dirundung Duka
Dari Mana Datangnya Rusuh Sampit?
Republik Maluku Selatan dari Masa ke Masa
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
Keppres Pengadilan HAM Ad Hoc

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kovalainen tercepat
Tersangka Teroris Asal Singapura Tak Bisa Dideportasi
Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data