|
Rumah Kepala Dinas Pendapatan Lampung Dilempar Bom Molotov
Selasa, 26 Juli 2005 | 05:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Rumah Kepala Dinas Pendapatan Daerah Lampung Suresmi Ramli dilempar dengan bom molotov, Senin (25/7). Pelemparan bom itu diduga berkaitan dengan mutasi pejabat di enam kabupaten/kota, beberapa waktu lalu.
Menurut Eri Affandi, putera tertua Suresmi, kejadian itu diketahui oleh dua orang penjaga rumah, Senin pagi. Mereka terbangun karena anjing milik keluarganya menggonggong terus menerus.
Setelah mereka memeriksa sekitar rumah, keduanya terkejut mendapati pagar rumah sudah terbakar dan api mulai menjalar ke plafon. "Penjaga rumah kemudian memafamkan api, sambil berteriak-teriak membangunkan penghuni rumah lain," kata Eri.
Api dapat dipadamkan beberapa saat kemudian, atas bantuan warga sekitar. Di rumah yang beralamat di Jalan Way Sekampung, Kelurahan Rawalaut, Tanjung Karang Timur itu, tinggal Suresmi bersama dua orang anak, seorang menantu, serta pembantu dan penjaga rumah.
Polisi yang datang ke lokasi hanya mendapati sisa-sisa bahan bom molotov. Petugas keamanan juga menemukan bekas botol minuman mineral, bekas handuk yang terbakar-- diduga dipakai sebagai sumbu bom--, serta sisa bensin dalam kantong plastik.
Menurut Eri, peledakan bom ini berkaitan dengan dimutasikannya kepala Samsat di enam kabupaten dan kota. Sejak dilantiknya kepala Samsat baru, Suresmi, yang membawahi kantor-kantor Samsat itu, banyak mendapatkan teror melalui pesan singkat di ponsel, yang berisi ancaman dan kata-kata kotor.
Kepala Poltabes Bandar Lampung, Ajun Komisaris Besar Polisi Ajun Komisaris Besar Imam Djauhari mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus ini. Fadilasari
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|