|
Massa Bakar Kantor Bupati dan DPRD Kaur Bengkulu
Senin, 25 Juli 2005 | 21:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sedikitnya 10 ribu orang yang tak puas dengan hasil perhitungan suara pada pemilihan bupati dan wakil bupati Kaur, Provinsi Bengkulu, membakar dan merusak beberapa kantor dan rumah dinas ketua DPRD setempat.
Pada awalnya massa yang ditengarai berasal dari pendukung empat pasangan calon dari lima pasangan yang ikut dalam pemilihan bupati daerah ini unjuk rasa di depan kantor bupati setempat. Massa dari berbagai daerah kecamatan di Kabupaten Kaur --merupakan daerah pemekaran Kabupaten Bengkulu Selatan-- hendak menemui pejabat kantor bupati.
Namun, tak satu pun pejabat bersedia menemui mereka. Sekira pukul 11.20 WIB, para pengunjuk rasa emosi. Mereka beringas tak terkendali. Mereka membakar kantor Permukiman dan Prasarana Wilayah, Kantor Urusan Agama, Kantor Camat Kaur Selatan, dan Rumah Dinas Ketua DPRD. Tiga unit mobil yang sedang diparkir di tempat itu pun dibakar.
Massa juga mengamuk dan membakar kantor KPUD, kantor bupati, dan kantor DPRD setempat. Menurut Yenli, anggota KPUD Kaur, kondisi kantornya rusak parah. Hampir semua peralatan tak bisa dimanfaatkan lagi.
Menurut penuturan para warga, kondisi Kota Bintuhan, Ibukota Kabupaten Kaur saat itu sangat mencekam. Aksi massa baru redah sekitar tiga jam kemudian.
Aksi massa ini merupakan yang kedua. Pada 29 Juni 2005 lalu, unjuk rasa dilakukan menuntut pembatalan hasil perhitungan suara pemilihan yang dimenangkan Saukani Saleh-Warman Suardi. Saukani adalah penjabat bupati sebelumnya. SYAIPUL BAKHORI
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|