|
Minangkabau Airport Mulai Dioperasikan
Jum'at, 22 Juli 2005 | 16:04 WIB
TEMPO Interaktif, Padang:Minangkabau Airport, bandara baru bertaraf internasional di kota Padang, Sumatra Barat mulai dioperasikan, Jumat (22/7). Semula, bandara itu dijadwalkan beroperasi mulai 15 Juli, tapi ditunda karena belum keluarnya Sertifikasi Operasional Bandara (SOB) dari Departemen Perhubungan.
Kini SOB sudah keluar dan akan diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan Hatta Radjasa kepada PT Angkasa Pura pukul 15.00 WIB tadi.
Minangkabau Airport semula dinamakan Minangkabau International Airport yang disingkat MIA. Namun singkatan MIA untuk kode panggilan (call sign) tidak dapat digunakan karena sudah terlebih dulu dipakai Miami International Airport di Amerika Serikat.
Dengan dibukanya bandara tersebut, operasional Bandara Tabing sejak 1971, resmi ditutup. Penutupan bandara dilakukan dengan pelepasan keberangkatan pesawat terakhir, Batavia Air, nomor penerbangan BTV 342 jurusan Jakarta pada pukul 20.30 WIB kemarin. Direktur Utama Angkasa Pura II, Edy Hartono hadir mengalungkan bunga satu-persatu kepada penumpang pesawat Boeing 737-200 itu.
"Dengan dioperasikannya Bandara Minangkabau, seluruh aktivitas penerbangan sipil pindah ke Bandara International Minangkabau di Ketaping," kata Edy.
Angkasa Pura II telah menyediakan 11 Bus AC Damri dan Transpor Ekspres serta 168 taksi untuk melayani sekitar 4.200 penumpang setiap hari dari dalam kota ke Ketaping Tiket bus ke MIA sebesar Rp10.000. Sedangkan taksi yang sehari-hari di Kota Padang tidak memakai argometer, untuk tujuan MIA menggunakan sistem argo.
Bandara MIA dengan panjang landasan 2.750 meter, pembangunan konstruksinya dimulai sejak Desember 2001. Bandara ini akan dapat menampung pesawat berbadan besar seperti tipe A-300 dan MD-II. Luas bangunan terminal MIA yang hampir 1,3 hektare dapat menampung lebih 1,2 juta penumpang. Febrianti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|