|
Diduga Tak Sesuai Manifes Global I Ditahan Polisi
Rabu, 20 Juli 2005 | 13:24 WIB
TEMPO Interaktif, Batam:Jajaran Polisi Air Polda Propinsi Kepulauan Riau menahan kapal pengangkut kayu olahan tujuan Shanghai, Cina di perairan Selat Durian sejak 17 Juli 2005.
Tongkang Global I yang ditarik tug boat Profit Offshore Singapura itu bertolak dari Jambi menuju Singapura memuat 35 peti kemas. Sesuai manifes peti kemas tersebut berisi kayu olahan (moulding) 18 kontainer, karet 15 kontainer dan biji pinang 2 kontainer.
Menurut Solahuddin, pengurus dokumen kapal itu, semua surat menyurat dan dokumen kapal lengkap. Penangkapan itu menimbulkan tanda tanya pzada dirinya. Global I GT.1013 No.1439/B itu dicegat patroli polisi air kemudian memerintahkan untuk lego jangkar guna pemeriksaan dokumen kapal termasuk izin pelayaran. "Periksa dulu, bisa saja dalam dokumen semua beres, ternyata isinya berbeda,"kata Komandan Polisi Air Polda Kepri, Komisaris Besar Imam S.
Kapal berbendera Singapura itu rencananya singgah di Singapura sebelum melanjutkan perjalanan ke Cina dari Jambi. Menurut Solahuddin barang dalam peti kemas milik lima perusahaan besar di Jambi salah satunya adalah PT. Windu Karya.
Menurut polisi Kepulauan Riau, penahanan kapal berbendera Singapura itu guna mengeahui persis jenis barang yang diangkut. Sebab, tak tertutup kemungkinan antara manifes dan fisik barang berbeda. "Kami sering kecolongan soal penyelundupan administrasi,"ujar Imam.
Solahuddin mengaku, peristiwa penangkapan ini merupakan kali kedua, tapi penangkapan pertama kapal langsung dilepas karena dinilai tak bersalah.
Rumbadi Dalle
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|