|
Relawan Asal Belanda Kembali Beraktivitas
Minggu, 10 Juli 2005 | 18:51 WIB
TEMPO Interaktif, Medan:Marije Mellegers, 24 tahun, relawan asal Belanda yang ditembak orang tak dikenal di wilayah Aceh saat ini sudah keluar dari RS Gleneagles Medan dan kembali bergabung dengan relawan lainnya di Pusat Kajian Perlindungan Anak (PKPA).
"Marije sudah keluar kemarin sore dan sekarang berada di Kompleks Malibu Medan," ucap Azmiati Zuliah, rekan Marije di PKPA kepada Tempo, Minggu (10/7).
Azmiati menambahkan, saat ini kondisi Marije sudah kembali normal dan dapat melakukan aktivitas kemanusiaan untuk membantu anak-anak korban bencana di Aceh dan Nias. "Kata dokter, Marije dapat beraktivitas kembali seperti biasanya dua hingga tiga hari ke depan," ujarnya.
Berdasarkan keterangan dokter, kata Azmiati, Marije hanya mengalami luka akibat serpihan peluru di kaki kanannya dan luka akibat pecahan kaca di pergelangan tangannya. "Karena itu tidak diperlukan penanganan intensif seperti menjalani operasi seperti perkiraan awal," ujarnya.
Marije sendiri memilih Nias untuk melanjutkan misi kemanusiaannya dalam rangka menyelesaikan tugas program pascasarjananya di salah satu Universitas Belanda. Pihak keluarga Marije sendiri yang dihubungi via telepon disebutkan telah merestui kelanjutan pekerjaan Marije.
Marije, Kamis (7/7) pukul 22.00 WIB, ditembak di Desa Krue Kluet, Kecamatan Kuta Fajar, Aceh Selatan, oleh orang tak dikenal dalam perjalanan pulang ke Medan dari Meulaboh. Saat itu ia bersama enam relawan lainnya. Untuk mendapatkan perawatan intensif, keesok harinya Marije diterbangkan ke Medan dan dirawat di RS Gleneagles Medan.
Hambali Batubara
INDEKS BERITA LAINNYA :
|