Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Wakil Ketua DPRD Nagan Raya Dilepas Penculik
Jum'at, 08 Juli 2005 | 18:32 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Setelah disekap 17 hari, Syeh Marhaban, Wakil Ketua DPRD Nagan Raya akhirnya dilepaskan oleh para penculik dari kelompok GAM, kemarin pagi. Kini Marhaban kembali berkumpul bersama keluarga di Desa Ie Beudoh, Kecamatan Seunagan Raya, Nagan Raya.

Menurut Kepala Polres Persiapan Nagan Raya, Komisaris Polisi Arsyad K.H. kondisi Marhaban dalam keadaan lemah dan belum berbicara apapun mengenai kasus yang menimpanya. ”Pak Marhaban belum bisa memberikan keterangan,” sebut Arsyad saat dihubungi Tempo dari Banda Aceh, Jumat (8/7).

Dari hasil pemeriksaan dokter, lanjut Arsyad, tidak ditemukan bekas luka maupun siksaan di tubuh Marhaban. Berdasarkan laporan keluarga, pembebasan Marhaban tidak disertai dengan uang tembusan. ”Menurut keluarga, mereka tidak memberikan imbalan apa-apa,” sebut Arsyad.

Sebelumnya, Arsyad menyebutkan, Syeh Marhaban diculik oleh kelompok GAM pimpinan Samsuardi alias Juragan di rumahnya, Senin malam (21/06) pada pukul 21:00. Kelompok bersenjata itu mendatangi rumah Marhaban di Desa Ie Beudoh, Kecamatan Seunagan Raya, Nagan Raya. Kelompok itu diperkirakan berjumlah sekitar 11 sampai 17 orang. Adi Warsidi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Koneksi Prabowo di Negeri Gurun  | 29 Desember 1998
Mahkamah untuk Prabowo  | 29 Desember 1998
Kasus Penculikan Tertunda  | 27 Oktober 1998
Penculikan Segera Dimahmilkan  | 20 Oktober 1998
Peristiwa | 20 Desember 2004
"Abdurrahman Wahid Harus Diperiksa"  | 23 Maret 1999
Perjalanan Panjang Ferry Santoro  | 17 Mei 2004
Agar Kecemasan Tak Menjadi Fobia  | 06 Oktober 2003
Derita di Tengah Ancaman  | 06 Oktober 2003
Kisah Keluarga Penculik  | 06 Oktober 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Keluarga Korban Penculikan Solo Mengadu ke MUI
Komnas HAM : Wiranto Mengatakan 14 Orang Itu Sudah Meninggal
Musim Culik Nongol Lagi
Yayasan Pembawa 10 Anak Nias Dinilai Ceroboh
Dua Bocah SD Hilang Diduga Dibawa Kabur Guru Ngaji
Nasib WNI yang Diculik di Filipina Belum Jelas
Deplu Bentuk Pokja Pembebasan Tiga WNI di Filipina Selatan
Tiga WNI Diculik di Filipina Selatan
TMII Sambut Kunjungan Delegasi Konferensi Asia Afrika
Korban Penyekapan Miliki Tiga KTP
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data