Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

65 Kilometer Rel Kereta Api di Sumsel-Lampung Aus
Rabu, 06 Juli 2005 | 16:02 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang:Sedikitnya 65 kilometer rel milik PT Kereta Api Divisi Regional (Divre) III Sumatra Selatan sudah aus. Meski demikian, rel tersebut masih digunakan dengan ekstra hati-hati dan mengurangi kecepatan pada titik-titik tertentu. Tahun ini, sepanjang 26 kilometer rel yang aus itu, mulai Agustus akan diganti dan didanai sepenuhnya oleh PT KAI.

"Yang aus itu tersebar di beberapa titik baik di daerah Lampung mau di Sumsel. Mulai Agustus nanti kami perbaiki," kata Kepala PT KA Divre III Sumatra Selatan Jaya Subakti seusai melakukan pertemuan dengan Komisi D, DPRD Sumatra Selatan, Rabu (6/7).

Rel-rel kereta di Sumsel lebih banyak digunakan untuk mengangkut batubara dari PT Bukit Asam ke pembangkit listrik di Suralaya. Akibat panjangnya rel yang aus, perjalanan menggunakan kereta api dari Palembang ke Tanjung Karang, Lampung membutuhkan waktu sekitar 9 jam.

Selain karena rel yang aus, jalur kereta api di Sumsel juga terdapat banyak lokasi rawan longsor. Sebab struktur tanah yang labil dan penggundulan beberapa hutan di bukit dan lereng sekitar jalur rel kereta api Arif Ardiansyah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mereka yang Menggerakkan Roda  | 26 Januari 1999
Antara Tanahabang dan Rangkasbitung  | 26 Januari 1999
KA Jabotabek: Sebuah Mimpi Buruk  | 26 Januari 1999
Kereta Liar Penguji Nalar  | 22 Desember 2003
Ketika Musim Calo Tiba | 17 November 2003
Nasib Stasiun Semut  | 23 Juni 2003
Seruan yang Tak Sampai  | 23 Juni 2003
KAI Ubah Strategi | 17 Maret 2003
Inka Pasok KA Jabotabek  | 10 Maret 2003
Biru Malam Masih Jalan | 01 Juli 1978
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan (kanan) didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia/KAI, Omar Berto (kiri) menjawab pertanyaan anggota dewan dalam rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu,  13 November 2002. Pada kesempatan ini dibahas mengenai kesiapan semua angkutan darat, laut dan udara untuk mengantisipasi lebaran/Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2003.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223] Dirut Garuda Indonesia Indra Setiawan (tengah), Dirut PT Kereta Api Indonesia/KAI, Omar Berto (kiri) dan Dirut  Merpati, Hotasi Nababan (kanan) pada rapat dengar pendapat dengan komisi IV di gedung DPR/MPR, Jakarta. Rabu, 13 November 2002. Pada kesempatan ini mereka memberikan keterangan mengenai kesiapan angkutan darat, laut dan udara untuk mengantisipasi lebaran/Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2003. 
[TEMPO/Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]
Indra Setiawan dan Omar Berto
Indra Setiawan, Omar Berto, dll
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPR Minta PT Kereta Api Diaudit
Direktur Utama PT KAI Belum Bisa Memastikan Penyebabnya
Hatta Radjasa : Presiden Sudah Tahu dan Prihatin
Potensi Kerugian PT Kereta Api Rp 5,1 Triliun
Rel Ganda Serpong-Tanah Abang Segera Dibangun
Pengin Tahu Jadwal KRL? SMS Saja
Menteri Perhubungan Minta Pegawai Kereta Api Tak Mogok
Dipecat PT.KAI, 171 Satpam Stasiun Gambir Akan Demo
Maling Gasak Kabel KRL Bukit Duri-Kalideres
Pemisahan Pengelolaan KRL Jabotabek Ditunda
> selengkapnya...


Website

PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Begini Rasanya Menjadi Pegawai Pertama Google
Pusat Perbelanjaan di Semarang Mulai Ramai
Soekarwo Dekati Persatuan Guru Republik Indonesia
Presiden Buka Puasa di Kediaman Ketua DPD
Indonesia Diminta Garap Energi Iran

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data