|
Jatah Premium di Palembang Dikurangi
Senin, 04 Juli 2005 | 11:38 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:Ketua Hiswanamigas (Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas) Palembang, Ishak Yulian Yusuf, mengatakan Pertamina Unit Pemasaran II Palembang memotong jatah premium rata-rata hampir 30 persen pada setiap SPBU di Palembang.
Ishak menyayangkan kebijakan itu tidak disosialisasikan terlebih dahulu kepada pemilik SPBU dan masyarakat.
Sementara ratusan kendaraan di beberapa SPBU di Kota Palembang mulai antre, Senin (4/7). Antrean terlihat mulai keluar halaman SPBU dan memacetkan jalan-jalan. Antrean mobil dan motrol terlihat di antaranya di SPBU Jalan Angkatan 45, Jalan Radial, dan Jalan Basuki Rahman.
Di SPBU Jalan Radial, salah seorang karyawannya menyebutkan, antrean sudah terjadi mulai Minggu malam karena SPBU-nya buka 24 jam, dan mengalami penurunan pengiriman BBM yang biasanya 30 ton hanya dikirim 10 ton. Akibatnya, dua pompa bensin yang biasa mengisi kendaraan roda dua tidak dihidupkan.
Antrean terus berlangsung sampai berita ini diturunkan dan belum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun ruas jalan menuju SPBU macet. Nasir, salah seorang warga Sekip mengatakan, antrean ini seperti kejadian saat BBM akan dinaikan harganya.
Nasir juga mendengar isu pemerintah akan menaikkan harga BBM, sehingga warga panik dan mengisi penuh tangki-tangki mobil dan motor mereka. “Mestinya hal itu tidak perlu terjadi karena dengan mengisi penuh akan mengurangi jatah kendaraan lain dan antrean semakin panjang,” katanya.
arief adriansyah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|