Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga Kepulauan Riau Minta Pilkada Ulang
Sabtu, 02 Juli 2005 | 19:03 WIB

TEMPO Interaktif, Batam:Ratusan warga Batam berunjukrasa menuntut pemilihan ulang dalam pemilihan Kepala daerah di Kepulauan Riau. Mereka mendatangi kantor komisi pemilihan umum daerah ( KPUD ) Provinsi Kepulauan Riau di Tiban, Kecamatan Sekupang, Batam, Sabtu (2/7).

Sehari setelah pemungutan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kepulauan Riau aksi serupa juga terjadi di tempat yang sama. Menggunakan pengeras suara dia tas sebuah kendaraan truk, pengunjuk rasa minta KPUD mengulang pemilihan, karena dianggap tidak mewakili seluruh aspirasi Kepri.

Menurut pengunjuk rasa, alasan minta diulangnya pilkada tersebut karena banyak ditemukan warga yang tidak menggunakan hak pilihnya akibat tidak menerima kartu pemilih. Akibatnya suara yang sah terkumpul saat ini belum mewakili rakyat Kepulauan Riau. "Saya penduduk lama di Batam, kok, enggak dapat kartu pemilih,"ujar Ujang, warga Tiban Asri.

Yang lain mengatakan, dirinya memiliki KTP Batam, tapi ketika akan memberikan suara, ditolak pihak KPPS karena tak terdaftar dalam daftar pemilih tetap, KPUD dinilai tidak profesional. TEMPO menemukan beberapa selebaran yang menyebutkan : lebih dari 255.555 warga Batam hak pilihnya telah kalian rampas. "Kami warga Batam menuntut dan menyatakan bahwa pilkada 2005 tidak sah dan meminta agar pilkada diulang."

Menuntut agar anggota KPUD meminta maaf kepada masyakarakat dan mempertanggungjawabkan kinerja yang tidak jujur di depan anggota DPRD Kepri. Disebutkan lagi bila tidak ditanggapi, maka akan mendesak komisi pemberantasan korupsi segera mengusut KPUD.

Ketua DPRD Kota Batam, Soerya Respationo yang mencalonkan diri menjadi Wakil Gubernur Kepulauan Riau, berpasangan dengan Nyat Kadir sempat memegang mikropon dan minta pilkada diulang.

Menanggapi permintaan pendemo, Ketua KPUD Provinsi Kepulauan Riau, Den Yealta mengatakan, pihaknya tidak bisa membuat keputusan soal pilkada ulang. Sebab sesuai aturan pilkada telah sesuai dan berjalan lancar.

Soal tidak banyak yang menggunakan haknya, Den Yealta menyebutkan itu bukan urusan KPUD. Demikian pula dengan soal pemilih yang tak terdaftar, sebab KPUD sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Daerah hanya mencetak sesuai daftar pemilih tetap. Data tersebut dari Pemerintah Daerah Provinsi Kepri, dan bagi warga Batam berarti dari Pemerintah Kota Batam. "Kami hanya menjalankan tugas sesuai aturan,"kata Den.

Saat ini berdasarkan data desk pilkada Prov. Kepri hingga, pasangan Ismeth Abdullah - Muhammad Sani yang diusung Partai Golkar, PKS dan tujuh partai lain masih unggul dengan perolehan suara 60,28 persen, pasangan Nyat Kadir -Soerya Respationo yang diusung PDI-P dan PAN posisi kedua dengan perolehan suara 33,68 persen, sisanya pasangan dengan nomor satu Rizal Zein - Firman Bisowarno.

Rumbadi Dalle

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 11 April 2005
Putusan ini Harus Jadi Solusi | 28 Maret 2005
Tumpang Tindih Meja Pemilihan Kepala Daerah | 28 Maret 2005
Remang Lilin Pemilu Daerah | 28 Maret 2005
Rakyat Memilih, Pusat Mengatur? | 28 Maret 2005
Habis Manis, Jangan Dibuang | 14 Maret 2005
Mengirim Hasil Pemilu Lewat Pesan Pendek | 14 Maret 2005
Kartu Pemilu Baru, Korupsi Baru? | 14 Maret 2005
Menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah Tidak Gampang | 28 Pebruari 2005
Bom Waktu Pilkada | 28 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Yogie SM memperlihatkan cincinnya pada acara pelantikan Gubernur Jawa Barat, R Nuriana di Gedung Merdeka, Bandung, 1993. [TEMPO/ Ida Farida; 16D/319/1993; 20020731]. Gubernur baru NTB Drs H. L. Serinata dan Wakil Gubernur Drs. H.B. Thamrin Rayes mengucapkan sumpah janji saat dilantik  Mendagri Hari Sabarno di DPRD NTB, Senin 1/9/2003. Mereka terpilih untuk periode 2003-2008 mengantikan Gubernur lama Drs. H. Harun Alrsayid dan wakilnya H. Syahdan SH, SP, MBA, MM
[TEMPO/Taufik Subarkah; Digital Image; 20030901]
Yogie SM
Gubernur NTB
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mertua-Mantu Menangi Pilkada Lombok Tengah
Massa Menggeruduk KPUD Minta Pilkada Mataram Diulang
Nur Mahmudi : Semua Kontrak Kerja Pemda Depok Akan Diaudit
Panwas : Pilkada Depok Cacat Hukum
Tak Puas Hasil Pilkada Massa Blokir Jalan
MA Keluarkan Surat Edaran Memeriksa Pilkada
Pendukung Taufikurrahman Mengeruduk Studio JTV
Calon PAN Menang di Lamongan
Warga Poso Antusias Ikuti Pemilihan
Penghitungan Suara di Tiga Kecamatan Depok Dihentikan
> selengkapnya...


Referensi

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005
PP RI No. 151 Tahun 2000 Tentang Tatacara Pemilihan, Pengesahan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
PP RI No. 109 Tahun 109 Tahun 2000 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah
> selengkapnya...

Website

Komisi Pemilihan Umum
Departemen Dalam Negeri
Lembaga Informasi Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data