|
Medco Dituduh Belum Bayar Tuntutan Ganti Rugi
Selasa, 21 Juni 2005 | 20:13 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:Wahana Lingkugan Hidup (Walhi) Sumsel didatangi warga Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Muara Enim yang menjadi korban pencemaran akibat bocornya pipa minyak PT Medco E & P Indonesia awal Mei 2005. Warga menyampaikan keluhan dan tuntutan ganti rugi kepada PT Medco yang sampai kini belum dibayar. "Sejak terjadi kebocoran pipa minyak di sungai Ibul pada 10 Mei 2005 lalu, kami sebagian warga belum menerima ganti rugi dari PT Medco,"kata Ali Warsono, juru bicara warga, Selasa (21/6).
Menurut Ali Warsono dalam pengaduannya yang diterima
Direktur Walhi Sumsel, Aidil Fitri dan Iwan Wahyudi
Kepala Divisi Jaringan Kerja dan Kampanye Walhi
Sumsel, ada sebanyak 14 kepala keluarga (KK) yang
menjadi korban pencemaran, baik rumah, halaman, kebun
dan ternak, belum dibayar ganti ruginya oleh PT Medco.
"Hanya 27 KK saja yang dibayar ganti ruginya oleh PT
Medco, sedangkan kami 14 KK tidak dibayar sama
sekali,"katanya.
Tim survei dari PT Medco, aparat kecamatan dan desa mencatat hanya ada 27 KK yang menjadi korban pencemaran. "Padahal kami juga korban pencemaran, rumah dan harta kami terkena pencemaran minyak mentah, tapi tidak dibayar ganti ruginya. Kami datang ke Palembang meminta bantuan Walhi agar PT Medco mau membayar ganti rugi,"ujar Ali.
Ali Warsono bersama 13 KK lainnya menuntut ganti rugi
seluruhnya berjumlah Rp 85. 520.000 untuk membayar
ganti rugi 14 buah rumah dengan masing-masing rumah
sebesar Rp 3.000.000. Juga untuk membayar tanam
tumbuh, harta benda dan ternak yang terkena semburan
minyak mentah PT Medco.
Sementara Direktur Walhi Sumsel Aidil Fitri, berjanji
akan menjembatani tuntatan warga tersebut ke PT Medco
E & P Indonesia. "Kami akan melakukan upaya hukum bersama LBH Palembang, karena sampai kini tindaklanjut kebocoran ini penanganan hukumnya tidak jelas. Padahal kasus ini yang kami tahu sudah ditangani Polres Muara Enim dengan melakukan pemeriksaan terhadap warga dan
karyawan PT Medco,"ujarnya.
Arif Ardiansyah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Papan Indeks Standar Pencemaran Udara/ ISPU berbagai kota di Indonesia, Jakarta, 27 Mei 2000. [TEMPO/ Awaluddin R; 30d/328/2000; 20000718].](/hg/photostock/2005/04/05/s_30d32802_high_thumb.jpg) |
![Papan Indeks Standar Pencemaran Udara/ ISPU berbagai kota di Indonesia, Jakarta, 27 Mei 2000. [TEMPO/ Awaluddin R; 30d/328/2000; 20000718].](/hg/photostock/2005/04/05/s_30d32801_high_thumb.jpg) |
| Papan Indeks Pencemaran Udara
|
|
| Papan Indeks Pencemaran Udara
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|