|
Konferensi Hijau untuk Rekontruksi Aceh Digelar Hari Ini
Selasa, 21 Juni 2005 | 10:02 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Pelaksana Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Azwar Abubakar pagi ini membuka konferensi hijau (lingkungan hidup) untuk rekontruksi wilayah Aceh pasca gempa dan tsunami. Acara selama tiga hari ini digelar di Gedung Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar dijadwalkan akan menyampaikan pidato kunci mengenai teladan lingkungan hidup itu bertujuan guna membahas berbagai contoh teladan linkungan hidup dalam rekontruksi Aceh pasca tsunami. Selain itu, tujuan konferensi ini juga untuk mengangkat prinsip lingkungan hidup dalam seluruh proses rekontruksi.
Konferensi itu dilaksanakan oleh Yayasan Acehkita, Forum LSM Aceh dengan dukungan dari organisasi lingkungan tingkat dunia seperti Greenpeace, UNEP, World Wild Fund dan Global Environment Facility (GEP). Pemda NAD dan Kementrian Lingkungan Hidup bertindak sebagai sebagai tuan rumah.
Mubariq Ahmad, Direktur WWF menyebutkan konferensi hijau itu juga melakukan pembicaraan dan lokakarya untuk meminimumkan dampak yang timbul dalam rekontruksi. “Juga pembangunan yang berkelanjutan,” sebutnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Bruno Rebelle dari Greenpeace Internasional. “Agar gagasan-gagasan ramah lingkungan dapat disebarkan bagi komunitas dan semua bisa berpartisipasi dalam proses rekontruksi Aceh,” sebutnya.
Pihak Greenpeace sendiri barjanji akan memberikan kontribusi dalam membangun berbagai sumber daya energi, seperti kincir angin dan energi matahari, dalam rekontruksi Aceh. Serta juga membangun dan mendayakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Adi Warsidi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|