|
Dua Provinsi Akan Bangun Jembatan Selat Sunda
Selasa, 07 Juni 2005 | 15:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Provinsi Lampung dan Banten sepakat membangun jembatan yang menghubungkan Selat Sunda. Kerja sama itu ditandatangani oleh gubernur kedua propinsi, Senin (6/6) petang.
Sebelumnya, sempat ada dua wacana yang sama kuat untuk menghubungkan Pulau Sumatera dan Pulau Jawa tersebut, yaitu pembangunan terowongan atau jembatan. "Semula memang kami hampir menandatangani kesepakatan membangun terowongan di Selat Sunda. Namun setelah ada studi terbaru dari Wiratman & Associates, kami sepakat membangun jembatan," kata Asisten Pemprov Lampung
Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Harris Hasyim, dalam acara ramah tamah antara kedua provinsi, Senin malam.
Harris mengatakan, adanya sarana penghubung alternatif ini akan sangat menguntungkan kedua provinsi, termasuk bagi provinsi di Sumatera lainnya. "Lancarnya sarana transportasi akan memudahkan hasil bumi dari Sumatera dibawa ke Pulau Jawa," katanya.
Jembatan yang akan dibangun 70 meter di atas permukaan laut dengan lebar 60 meter itu akan dibagi menjadi enam jalur. Masing-masing dua jalur untuk kereta api, kendaraan roda empat, dan roda dua. "Tarifnya sebesar satu setengah kali lipat dari tarif kapal feri saat ini," ungkap Harris.
Sementara itu Gubernur Lampung Sjahroedin ZP mengatakan, bersama Gubernur Banten dia akan mengajukan kepada pemerintah pusat agar program pembangunan jembatan itu menjadi program nasional.
"Sejauh ini investor yang siap menjadi penyandang dana adalah PT Arta Graha. Semoga investor lain, baik dalam maupun luar negeri bisa segera menyusul," kata Sjahroedin. Dalam acara Senin malam turut hadir bos PT Atha Graha, Tommy Winata.
fadilasari
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|