Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nanggroe Aceh Darussalam

Ribuan Kerangka Belum Terevakuasi di Pantai Barat
Selasa, 31 Mei 2005 | 18:49 WIB

TEMPO Interaktif, Lamno:Mayat korban tsunami yang telah menjadi kerangka diperkirakan masih ribuan yang belum terevakuasi di sepanjang pantai barat Aceh. Hal itu diungkapkan Heri, Koordinator Relawan Pemuda Pancasila, yang masih bertugas mengevakuasi mayat di sepanjang jalur Banda Aceh-Meulaboh.

Menurut Heri, di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, mereka telah mengevakuasi sebanyak 118 mayat yang tinggal rangka, setelah sekitar sepuluh hari mereka bekerja di sana. "Mayat itu ditemukan di tumpukan sampah dan juga tertanam lumpur dan tertimbun di pantai," ujarnya, Selasa(31/05).

Sementara di Desa Babah Dua, Kecamatan Lamno, Aceh Jaya, Heri mengakui sudah mengevakuasi 39 kerangka. "Kita masih terus lakukan evakuasi di sana," ujarnya.

Dia mengatakan, saat ini mereka terus bergerak ke arah barat untuk evakuasi lebih lanjut. Umumnya mereka banyak menemukan kerangka di wilayah yang belum banyak penduduk kembali, serta daerah yang belum tersentuh relawan.

Saat Tempo dan beberapa wartawan mengikuti proses evakuasi, para relawan yang berjumlah sekitar 10 orang itu sedang menyisir daerah Desa Gle U, Kecamatan Lamno, Aceh Jaya, untuk melakukan evakuasi. Beberapa mayat yang dievakuasi umumnya tertimbun sampah yang belum dibersihkan dan lumpur.

Ishak, salah seorang warga desa itu yang telah kembali ke desa pascatsunami menyebutkan masih ada puluhan kerangka yang belum dievakuasi di desa itu. "Relawan belum pernah masuk kemari, baru kali ini," sebutnya.

Pasca tsunami di Aceh, tercatat sekitar 129 ribu orang meninggal dan 98 ribu orang hilang. Sementara menurut (Plt) Gubernur NAD, Azwar Abubakar beberapa waktu lalu, proses evakuasi telah selesai dan berakhir sejak 26 Maret lalu.

adi warsidi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bill Clinton : Jangan Ada Korupsi dalam Rekonstruksi Aceh
Urusan Jadup Masih Belum Beres di Aceh
Pembangunan Barak Berpotensi Rugikan Negara Rp 111 Miliar
Nelayan Aceh Butuh Bantuan Boat
Barak dan Rumah di Banda Aceh Tergenang Air Pasang
Jerman dan Australia Rehabilitasi RSU Zainoel Abidin
Dana Untuk Badan Rekonstruksi Cair Rp 30 Miliar
Tertib Sipil Aceh Mulai Besok
Menhut Tolak Impor Kayu Untuk Aceh
Anggaran Rekonstruksi Aceh Belum Turun
> selengkapnya...


Referensi

Pengungsi Palsu dan Konflik di Seputar Tenda
Sebulan Hanya Bengong dan Melamun
Kisah Sedih di Hari Minggu

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data