Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Lampung

Tabrakan Kereta Api di Lampung 4 Tewas
Kamis, 19 Mei 2005 | 23:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tabrakan kereta api terjadi di kelurahan Way Kandis, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (19/5) pukul 18.30. Akibatnya,
empat orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.

Kecelakaan itu terjadi akibat tertinggalnya sebelas gerbong kereta api batubara rangkaian panjang (Babaranjang) di rel kereta api, sejak pukul
16.00 WIB. Sebagian gerbong dan lokomotifnya sudah
melaju ke Tarahan, Lampung Selatan. Dari dari yang sama, kereta penumpang Fajar Utama, meluncur dari arah Sumatera Selatan, menuju Bandar Lampung. "Kereta yang melaju sangat kencang kemudian menabrak gerbong babaranjang. "Dua buah gerbong dan lokomotif Fajar Utama terbakar dan terlepas dari rangkaiannya,"kata Briptu Budi Waluyo, salah seorang saksi mata.

Empat korban tewas adalah Heri Pontias, 41 tahun (masinis kereta), Den Agus, 35 tahun (asisten masinis), Wagiman, 46 tahun (penumpang, warga Sekayu, Sumatera Selatan), dan Joni, yang belum diketahui identitas lengkapnya. Hingga Kamis malam pukul 22.30, jenazah Joni yang terjepit diantara dua gerbong yang terbakar, belum berhasil dievakuasi.

Sementara korban luka sedikitnya ada 15 orang, 12 orang luka berat dan tiga rang luka ringan. Mereka dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Muluk, Rumah Sakit Immanuel, dan Rumah sakit Advent.

Kereta api Fajar Utama berangkat dari Palembang, Sumatera Selatan, hari Kamis pukul 09.00 wib, yang membawa sekitar 127 penumpang. "Kami memang sudah tahu ada gerbong babaranjang yang mogok. Tapi kami kan tidak bisa menunggu, harus lama, karena juga akan berangkat," kata salah seorang pramugara Kereta Fajar Utama.

Fadilasari


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Penumpang kereta api/ KA bergelantungan dan duduk di atas kereta api saat melintas di Kemayoran Lama, Jakarta, 18 Mei 2002. [ TEMPO/ Lourentius EP; K7A/405/2002; 20020601 ]. Tabrakan kereta api/ KA di Ratu Jaya, Depok [ TEMPO/ Donny Metri  ; 20d/285/94; 20010322].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010401-082
Penumpang Kereta Api
Tabrakan Kereta Api Ratu Jaya
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sebanyak 49 Orang Tewas di Rel Kereta Api
Penjaga Perlintasan Tewas Terserempet Kereta
Lagi, Kecelakaan Kereta di Jepang
Kecelakaan Kereta Kembali Terjadi di Jepang
Korban Tabrak Kereta Itu Meregang Nyawa
Diserempet Kereta, Seorang Lelaki Hilang Ingatan
Masinis Menjadi Tersangka Tabrakan KA Argo Muria
Jakarta Sambut Delegasi Asia Afrika
Partai Demokrat Depok Tolak Intervensi Pusat
Wali Kota Anggap Sogo Jongkok Ganggu Lingkungan
> selengkapnya...


Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data