Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Riau

Pelabuhan Sepi, 3.000 Buruh Menganggur
Sabtu, 14 Mei 2005 | 03:26 WIB

TEMPO Interaktif, Dumai:Menurunnya persentase arus kapal yang masuk dan keluar dalam dua bulan terakhir, mengakibatnya sedikitnya 2.750 buruh di Pelabuhan Dumai, Riau, menganggur.

Dari empat pelabuhan yang ada di Dumai, hanya di pelabuhan Ikan TPI yang masih terlihat aktivitas bongkar muat. "Situasi ini dalam waktu dekat bakal mempengaruhi tingkat kriminalitas di Dumai. Situasi ini juga diperparah oleh gagalnya para buruh untuk alih profesi,"ujar Zanjibar Ketua Serikat Pekerja Pelabuhan Dumai (SPKD).

Menurut Zanjibar, pengetatan arus masuk dan keluar kapal dalam dua bulan terakhir oleh pihak Bea Cukai, Airud dan TNI AL, khususnya pengetatan pemberlakuan Surat Keputusan (SK) Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 643/MPP/KEP/9/2002 tentang tata niaga gula dan pengetatan peraturan import lainnya, membuat hampir 3.000 buruh di Dumai, tak punya pekerjaan. "Kalau pun ada kegiatan bongkar muat itu paling saat kapal tanker muatan pupuk yang masuk dua kali sebulan. Atau di Pelabuhan TPI, yang hanya menyerap puluhan buruh bongkar,"ujar Zanjibar.

Untuk memperjuangkan anggotanya di SPKD, kelompok buruh yang beranggotakan lebih dari 2.000 buruh, Zanjibar menyebut, nyaris tidak punya alternatif lain, Begitu halnya Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Menurut Ketua SPSI Dumai Osmar Sinaga, anggota SPSI unit Pelabuhan yang mencapai 400 orang, sudah dua bulan tidak punya aktivitas lagi. "Kami sedang memikirkan jalan keluarnya. Setidaknya, mengupayakan alih profesi dari Unit Transportasi laut, ke Unit Transportasi Darat dan Perkebunan. Ini juga sulit,"ujarnya.

Sebelumnya, 3.000 buruh setiap hari melakukan aktivitasnya di Pelabuhan TPI, Petak Panjang, ABUN dan Pelabuhan AYAN. Tadinya keempat pelabuhan ini, merupakan pelabuhan utama masuknya sejumlah barang seperti sembako, elektronik dan baju bekas di Riau. Rata rata setiap buruh, biasanya dapat memperoleh penghasilan sebesar Rp 50.000 hingga 75 ribu rupiah setiap harinya. "Namun, kini semua mandek. Kami tidak dapat tahu apa yang terjadi di Dumai dengan situasi ini. Sayangnya pemerintah tidak perduli,"kata Sekretaris SBSI, Syafrizal Ia menyebut beberapa anggotanya kini berurusan dengan Polisi lantaran tindakan kriminal.

Jupernalis Samosir

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kapal Sinar Andalas, kapal pengangkut semen di pelabuhan Belawan, Medan. [TEMPO/ Robin Ong; 31D/284/2000; 20001115]. Pelabuhan peti kemas Tanjung Priok dan kawasan Jakarta Utara dilihat dari udara, Jakarta [TEMPO/ Donny Metri; 32D/322/2001; 20010526].
Kapal Sinar Andalas
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

16 Ribu Pelaut Jabodetabek Nganggur
Jumlah Warga Miskin di Indramayu Meningkat
Hutan Bakau Mau Dijadikan Pelabuhan Ikan
Hatta Radjasa : Tarif Ongkos Angkut Segera Turun
Menteri Perdagangan Sidak Pelabuhan Tanjung Priok
Penyelidikan Pungli Tanjung Priok dilakukan Tertutup
Sirkulasi Mobil di Priok Idealnya 2000 Unit per 6 Jam
Investor Asal Jepang Siapkan Investasi Teminal Rp 8 Triliun
INSA Minta Pelabuhan Tanjung Priok Direformasi
Pengangguran Tahun Ini Jadi 11,833 Juta Orang
> selengkapnya...


Referensi

Masalah Buruh-Pengusaha Belum Terpecahkan, Pengangguran Terus Bertambah
Rencana Tenaga Kerja Nasional 2004-2009
Istilah-istilah di Ketenagakerjaan
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
> selengkapnya...

Website

Depnakertrans
International Labour Organization
Asosiasi Pengusaha Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Yenny Wahid Bantah Klaim Yusril Didukung Gus Dur
Olimpiade Paralimpik Dibuka dengan Meriah
Christopher Terhenti di Final AS Terbuka
Marcos Senna, Terbaik La Liga Musim 2007/08
Mencontreng atau Mencoblos Ditentukan September Ini

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data