|
Sumatera Selatan
Ribuan Massa Minta Pol Pamong Praja Dibubarkan
Senin, 02 Mei 2005 | 11:45 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:Sedikitnya 5.000 orang melakukan unjuk rasa di bundaran air mancur depan Masjid Agung Palembang, Senin (2/5). Mereka meminta agar Polisi Pamong Praja (Pol PP) dibubarkan. Sebab, tindakan mereka sudah dianggap sangat arogan dan keterlaluan.
Massa yang terdiri dari pedagang kaki lima, tukang becak, dan mahasiswa, memblokir beberapa ruas jalan yang menjadi pusat kota Palembang ini. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah jembatan Ampera Jalan Jenderal Sudirman macet total.
Aksi Pol PP yang menggusur pedagang kaki lima dan tukang becak menurut Koordinator aksi, Suryadi, sudah melebihi batas. "Puncaknya seorang tukang becak bernama Sulaiman harus tewas disangkur oleh petugas Pol PP dua pekan lalu," ujar Suryadi. Ia mengancam tidak akan membubarkan kerumunan massa kalau Walikota Palembang, Edi Santana, tidak langsung menemui mereka.
Sampai berita ini diturunkan, polisi tampak sibuk meminta agar massa memberikan jalan untuk lalu kendaraan bermotor. Sebab, kemacetan sudah sampai ke Km 5. Demo ini merupakan demo terbesar setelah aksi kerusuhan Mei 1998. Arif Ardiansyah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|