|
Kepulauan Riau
Walikota Batam Mundur, Bertarung Kandidat Gubernur
Kamis, 28 April 2005 | 13:14 WIB
TEMPO Interaktif, Batam:Walikota Batam, Nyat Kadir resmi berhenti dari jabatannya setelah Pjs.Gubernur Kepulauan Riau, Dardjo Sumardjono melantik Manan Sasmita sebagai Pjs. Walikota Batam di Gedung DPRD Kota Batam, Kamis ( 28/04/2005 ).
Pemberhentian Nyat Kadir sesuai SK. Mendagri No.131.30-325/2005 tentang pemberhentian Walikota Batam dan pengangkatan penggantinya. Sebelumnya Nyat Kadir , mantan guru SD itu telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya ke DPRD Kota Batam dan diterima oleh Mendagri. Keputusan Nyat Kadir mengundurkan diri tersebut, karena akan berlaga memperebutkan kursi Gubernur Provinsi Kepulauan Riau yang pemilihannya akan digelar Juni 2005.
Bupati Karimun Muhammad Sani juga telah mengundurkan diri dan diganti oleh Nurdin Basirun. Nurdin Basirun sebelumnya adalah Wakil Bupati Karimun. M. Sani pun mengundurkan diri berkaitan dengan pencalonannya sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau.
Nyat Kadir diusung oleh PDI-P dan Partai Amanat Nasional sebagai cagub dan berpasangan dengan Surya Respationo, sedangkan Ismeth Abdullah yang sempat menjadi Pjs. Gubernur Kepulauan Riau akan berpasangan dengan Muhammad Sani yang diusung sembilan partai politik termasuk Partai Golkar.
Menurut keterangan diperoleh di Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi Kepri, dari tiga kandidat hingga kini baru pasangan Ismeth Abdullah dan Muh.Sani yang telah mendaftarkan diri, yang lain masih belum memasukkan berkas. "Meski tenggat waktu pendaftaran adalah tanggal 28 April 2005, kami masih menunggu yang lain,"kata KPUD Kepri, Surya Makmur Nasution.
Nader Taher yang juga rencananya akan bertarung untuk menjadi Gubernur, belum juga tampak batang hidungnya. Nader, masih ditahan di Kejaksaan Agung di Jakarta, karena diduga terlibat kongkalikong kredit macet Bank Mandiri.
Rumbadi Dalle
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|