Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polda Kepri Lanjutkan Kasus PT.APEL
Senin, 25 April 2005 | 22:26 WIB

TEMPO Interaktif, Batam:Kapolda Provinsi Kepulauan Riau, Komisaris Besar Polisi, Anton Bachrul Alam berjanji akan terus memburu importir limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dipasok PT. Asia Pacific Eco Lestari (APEL) serta instansi terkait untuk proses hokum. Karena yang diimpor adalah limbah B3, bukan pupuk organik. “Jika membangkang, akan kena pasal tambahan,” kata Anton kepada Tempo di Tanjung Uban, Batam, Senin (25/4).

Menurut Anton, seharusnya Rudi Alfonso, Direktur PT. APEL hadir ketika polisi memanggilnya. Tapi meski telah dua kali dipanggil, Rudi belum juga datang. Dari Rudi polisi mengharapkan informasi tentang siapa saja yang terlibat dalam kasus.

APEL memasok limbah B3 yang dikemas seperti pupuk organik, Agustus silam. Limbah seberat 1, 4 ton lebih itu disimpan di tanah berbukit di Pulau Galang Baru, Batam. LSM Pagar Lintas Negeri yang awalnya mempersoalkan limbah B3 itu. Kecurigaan muncul karena limbah harus disimpan selama 10 tahun sebelum digunakan. “Mana mungkin pupuk harus disimpan dulu 10 tahun,” kata Guntur, Ketua LSM Pagar Lintas Negeri waktu itu.

Kementarian Lingkungan Hidup (KLH) yang menyimpulkan bahan yang tersimpan di dalam 1.762 karung besar itu limbah B3. Importir bertanggungjawab mereekspor ke negara asal, Singapura. Tapi Pemerintah Singapura, menolak limbah itu.

Persoalan pun menjadi panjang. Maret 2005, Menteri Negara Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar menyaksikan reekspor limbah itu dari pelabuhan tak resmi di Pulau Galang.
Tapi Bea dan Cukai Tanjungbalai Karimun menangkap kapal pengangkut limbah itu karena ternyata berbalik arah ke perairan Indonesia. Hingga kini limbah B3 yang dipasok PT.APEL itu berada di Tanjungbalai Karimun, tak pernah ke Singapura. rumbadi dalle


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Roger Federer, Davydenko dan Gonzalez Melenggang
DPRD DKI Dikritik
Jakarta Bakal Diguyur Hujan
Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data