|
Sumatera Utara
Pilkada Medan Butuh Rp 4 miliar
Rabu, 20 April 2005 | 22:45 WIB
TEMPO Interaktif, Medan:Pelaksanaan pemilihan langsung walikota Medan dan wakilnya akan berlangsung Juni mendatang. Untuk operasional dan pengadaan logistik, menurut Ketua KPU Medan, Nelly Armayanti, membutuhkan dana Rp 4 miliar.
Namun sampai saat ini, Komisi Pemilihan Umum Daerah
Kota Medan belum dapat menetapkan teknis pengadaan
logistik Pilkada Kota Medan, karena masih menunggu
Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang teknis pengadaan logistik Pilkada. Depdagri dalam suratnya telah memerintahkan KPUD untuk menyiapkan administrasi pengadaan logistik melalui penunjukkan langsung. "Walau dalam suratnya Depdagri sudah memerintahkan untuk menyiapkan keperluan administrasi untuk penunjukkan langsung, namun kami tetap menunggu keluarnya Kepmendagri yang mengatur ketentuan tentang pengadaan logistik Pilkada,"kata Nelly.
Kepmendagri ini akan menjadi payung hukum dalam
menentukan teknis pengadaan logistik. Untuk teknis
pengadaan logistik yang paling memungkinkan dilakukan
adalah melalui penunjukkan langsung, mengingat
sempitnya waktu yang tersisa menjelang Pilkada.
Jika melalui proses tender terbuka, paling
tidak pengadaan logistik baru bisa dilakukan Juni
mendatang. Hal ini tentunya dikhawatirkan akan
menimbulkan keterlambatan baik dalam pengadaan
logistik tersebut maupun pendistribusiannya ke
masing-masing TPS. "Kalau proses tender kami laksanakan, maka mulai proses pengumuman tender sampai selesai, pengadaan logistik Pilkada baru dapat dilakukan Juni mendatang. Sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu
pelaksanaan Pilkada di Medan,"ujarnya.
Nelly menyebutkan, sesuai dengan tahapan Pilkada yang
telah ditetapkan KPUD Medan, pengadaan dan
pendistribusian logistik Pilkada mulai 20 April sampai
23 Juni mendatang. Selain itu, setelah penetapan pasangan calon dan penetapan nomor urut calon walikota dan wakilnya.
Saat ini kota Medan memang dipenuhi spanduk dan poster
untuk dukungan dua kandidat yaitu mantan Walikota
Abdillah berpasangan dengan Ramli yang mantan Sekda
Medan bersaing dengan bekas wakil walikota Medan,
Maulana Pohan berpasangan dengan Sigit Pramono Asri, anggota DPRD Sumut.
Bambang Soed
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|