|
Sumatera Barat
Gunung Talang Solok Meletus, Status Awas
Selasa, 12 April 2005 | 12:11 WIB
TEMPO Interaktif, Padang:Gunung Talang di Kabupaten Solok, sekitar 70 kilometer dari Padang, sejak dini hari pukul 03.00 WIB Selasa (12/4) meletus dan menyemburkan debu ke kampung-kampung sekitarnya.
Hingga siang hari telah terjadi lima kali letusan besar berkekuatan 5 skala Richter diikuti semburan abu ke rumah penduduk, jalan-jalan, ladang hingga perkebunan teh yang terletak di sekeliling gunung. Sejak pagi hampir 10 kali gempa-gempa kecil terjadi dan terasa di Solok, Padang dan Mentawai.
Ismail, seorang karyawan PTP Nusantara VI di Kecamatan Gunung Talang Solok mengatakan, sejak dini hari tadi mereka dikejutkan suara letusan Gunung Talang yang menyemburkan abu dan menutupi hampir sebagian besar perkebunan teh, dan perumahan karyawan.
"Tidak terlihat api, yang terlihat hanya debu yang keluar hingga 10 meter dan menyebar ke kawasan sekitarnya. Debu vulkanik ini lalu menutupi jalan-jalan dan perkebunan. Karyawan di Afdeling A banyak yang mengungsi ke pabrik karena takut terjadi letusan yang lebih besar," katanya.
Hingga saat ini sedikitnya empat nagari yang ada di sekitar gunung dinyatakan berstatus awas dan warga sudah diperintahkan mengungsi. Keempat nagari yang berdekatan itu adalah Nagari Bukit Batu Dalam, Bukit Sileh, Batu Bajanjang, dan Batu Banya.
"Debu vulkanik sudah menutupi perkampungan dan ladang penduduk hingga 20 sentimeter, jadi statusnya sudah awas dan penduduk sudah disuruh mengungsi," kata Ade Edwar, Ketua Ikatan Geologi Sumatera Barat yang saat ini sedang ada di Solok.
Menurut Ade, saat ini Pemkab Solok sudah meminta masyarakat keempat nagari segera mengungsi, sedangkan masyarakat lainnya diminta waspada.
Kepala Seksi Pengamatan Gunung Berapi Sumatera dan Jawa Barat Isya Nurahmadana di Vulkanologi, Bandung, yang dihubungi lewat telepon membenarkan status Gunung Talang saat ini dari waspada meningkat menjadi awas.
"Setelah terjadinya gempa di Kepulauan Mentawai hari Minggu lalu, aktivitas Gunung Talang meningkat, sempat terjadi gempa-gempa kecil di sana. Sejak minggu kita sudah meminta Pemerintah Daerah Solok waspada," kata Isya.
Namun, karena aktifitas gunung terus meningkat dengan letusan dan semburan debu akhirnya Vulkanologi Bandung menginstruksikan pada Pemda agar empat nagari di kawasan yang paling dekat dengan gunung penduduknya segera diungsikan.
Sebelumnya Gunung Talang juga pernah mengeluarkan letusan kecil pada tahun 2001, tapi tidak sampai menyemburkan abu.
"Hari ini tim kita sudah berangkat ke Padang dan sudah membawa alat-alat untuk pengamatan," kata Isya.
Febrianti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|