|
Gunung Sitoli
Murid di Nias Cemas Tidak Lulus Ujian Akhir Nasional
Senin, 11 April 2005 | 12:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Siswa kelas 3 di Nias khawatir tidak siap menghadapi ujian akhir nasional yang akan dilaksanakan 30 Mei 2005. "Saya khawatir tidak lulus dengan batas NEM (nilai ebtanas murni) 4,25 apalagi sudah beberapa minggu kami tidak sekolah," ujar Rini, murid SMU Negeri 1 Gunung Sitoli, Nias, Senin (11/4).
SMU Negeri 1 adalah salah satu sekolah yang rusak parah akibat bencana gempa yang menghantam Kepulauan Nias. Dari 26 ruang kelas, hanya tujuh yang layak di gunakan.
Ruangan lainnya seperti laboratorium bahasa, laboratorium komputer, sanggar seni, perpustakaan, kantor tata usaha, dan ruang guru juga hancur. "Kepala dinas (pendidikan) provinsi akan menyediakan tenda-tenda untuk belajar, tapi itupun belum kami terima," ujar Sudirman Waruwu, Kepala Sekolah SMUN 1 Gunung Sitoli.
Dari 1.075 siswa SMU, hanya 250 siswa kelas 3 yang hadir sejauh ini dalam proses belajar mengajar pasca gempa. Yang hadir pun kebajakan tidak melakukan kegiatan belajar mengajar. "Karena semua fasilitas rusak," ujar kepala sekolah.
Melihat kondisi semacam itu, Kepala Bagian Tata Usaha Departemen Pendidikan Nasional Nias Marthinus Lase, meminta pemerintah pusat memberi perhatian khusus dalam soal ujian akhir nasional. "Kalau boleh standar kelulusan ada pertimbangan khusus. Apalagi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sebaiknya ada dispensasi," ujarnya.
Elly Dina Yanti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Kameraman SCTV dan anak-anak kecil yang berkumpul setelah gempa di Bengkulu, Juli 2000 [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010422-102](/hg/photostock/2005/04/05/s_30d39407_high_thumb.jpg) |
![Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah seorang ibu korban gempa bumi di tenda-tenda darurat di Bengkulu, Juli 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/394/2000; 2000/07/26].](/hg/photostock/2005/04/05/s_30d39406_high_thumb.jpg) |
|
|
| Korban Gempa Bumi Bengkulu
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|