|
Kepulauan Riau
Trans Batam- Bintan Makan Biaya Rp. 3 Triliun
Senin, 04 April 2005 | 04:19 WIB
TEMPO Interaktif, Batam:Setelah sukses membangun enam jembatan Trans Batam-Rempang – Galang yang dikenal Jembatan Barelang, kini Otorita Batam akan merealisasikan pembangunan empat jembatan yang disebut trans Batam-Bintan. Dijadwalkan Januari 2006 pembangunan konstruksi jembatan yang menghubungkan Batam-Bintan dimulai.
Menurut Direktur Administrasi Perencanaan Otorita Batam Moch. Priyanto, di Gedung Marketing Otorita Batam, rencana pembangunan jembatan ini bertolak dari ide B.J. Habibie ketika menjabat sebagai Ketua Otorita Batam. Namun belum terwujud karena Indonesia ditimpa musibah krisis multi dimensi. Tapi mencuatnya kasus Ambalat antara Pemerintah – Indonesia, maka jembatan ini harus segera direalisasikan. Sebagai daerah yang berbatasan dengan Negara tetangga Singapura dan Malaysia, maka Batam merupakan front line territorial. "Dananya dari konsorsium,"kata Moch. Priyanto.
Selain itu, dengan dibangunnya jembatan – Batam-Bintan akan menjadikan daerah sekitar berkembang dan meningkatkan taraf hidup masyarakat hinterland. Jembatan tersebut menghubungkan Batam-Tanjung Sauh-Buau- Pulau Bintan sepanjang 6 kilometer. Dengan dibangunnya jembatan tersebut, jarak tempuh hanya 10 menit Batam-Bintan. Selama ini warga dari dan ke Batam menggunakan kapal ferry dengan waktu tempuh hampir 1 jam.
Menurut Jodi Firmansyah, Civil Engineering Department ITB menyatakan, jembatan Batam-Bintan dapat diselesaikan selama 5 tahun bila sesuai jadwal. Sebab konstruksinya harus benar-benar kuat. Yang paling sulit adalah jembatan yang menghubungkan Tanjung Sauh-Buau, karena akan menggunakan Cable stayed seperti jembatan I Barelang. Meski demikian pihaknya telah menyelesaikan detail design termasuk survey tanah, permodelan matematika, rancangan rinci struktur atas dan bawah pondasi jembatan serta gambar rinci dan perhitungan kuantitias serta perkiaraan biaya. Ditaksir jembatan ini akan menelan biaya sebesar RP. 3 triliun.
Luas Pulau Bintan adalah 1.776 km2 dengan jumlah penduduk 300 ribu jiwa, sedangkan Batam yang luasnya hanya 415 km2 itu dengan penduduk hampir mencapai 700-an ribu penduduk.
Rumbadi Dalle
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Pembangunan Apartemen Rasuna Said, Kuningan, Jakarta tahun 1994 [Rully Kesuma / Dok. TEMPO; 22d/391/94; 2000/08/22].](/hg/photostock/2004/12/27/s_22d39102_high_thumb.jpg) |
![Renovasi gedung Balai Sidang Jakarta, 1992. [TEMPO/ Rully Kesuma; 10D/195/1992; 20031128].](/hg/photostock/2004/12/17/s_10D19503_high_thumb.jpg) |
|
|
| Renovasi Balai Sidang Jakarta
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|