|
Nusa
Palembang Butuh 33 Kolam Retensi Agar Tak Banjir
Rabu, 23 Maret 2005 | 17:37 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang: Untuk mengantisipasi banjir yang terus melanda Kota Palembang dibutuhkan
sedikitnya 33 lokasi untuk membuat kolam retensi. Kolam ini diusahakan menampung
air hujan atau luapan Sungai Musi yang selalu terjadi setiap tahun, terutama musim hujan.
Kebutuhan adanya puluhan kolom retensi itu merupakan hasil studi yang dilakukan Japan
International Corporation Agency (JICA) dan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI)
Institut Teknik Bandung (ITB).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palembang Kira Tarigan, Rabu (23/3) menjelaskan studi
JICA menyimpulkan beberapa penyebab utama terjadinya banjir, antara lain saluran dan
kolam retensi yang ada kapasitasnya sangat terbatas. Sementara tinggi air di Sungai Musi
cukup tinggi dan sampah serta endapan lumpur di saluran juga sudah sangat tebal. "Studi
JICA ini diteruskan dengan studi dari LAFI ITB bekerja sama dengan Bappeda Kota," ujarnya.
Dari studi kedua lembaga itu di menghasilkan master plan drainase Kota Palembang dan
Detail Engineering Design (DED) 6 Daerah Aliran Sungai (DAS). Keenam DAS itu adalah
Sungai Sekanak, Bendung, Buah, Gasing, Borang, dan Sungai Sriguna. "Dari master plan dan
DED tersebut itulah, disimpulkan kalau Palembang masih membutuhkan 33 titik
kolam retensi," katanya.
Arif Ardiansyah-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|