Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sumatera Selatan

Sumsel Inginkan Partai Demokrat Menjadi Partai Kader
Selasa, 22 Maret 2005 | 17:34 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang: DPW Partai Demokrat Sumatera Selatan berharap dalam Kongres Partai Demokrat bulan Mei mendatang, ada rekomendasi yang menyatakan Partai Demokrat adalah Partai Kader. Sehingga di masa mendatang, partai ini tidak lagi tergantung pada figur seperti saat ini. "Rekomendasi itu penting, selain perubahan AD/ART," kata Sekretaris DPD PD Sumsel, Syaiful
Islam, Selasa (22/3).

"Jadi tidak bisa seperti dulu lagi, mentang-mentang bekas pejabat dia langsung jadi pimpinan dan pengurus partai. Ketegasan ini harus dimulai pada kongres pertama," tambahnya.

Menjadi PD sebagai Partai Kader adalah hal yang penting untuk membuat partai ini semakin besar, dan untuk mengantisipasi jika Susilo Bambang Yudhoyono tidak populer lagi. Selain itu, dengan memposisikan PD sebagai Partai Kader, maka akan ada komitmen yang jelas dalam berpartai.

Untuk itu, perlu disusun sistem yang membuat regenerasi dan mesin politik tetap berjalan, meskipun tanpa kehadiran tokoh.

Arif Ardiansyah

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Golkar, Wiranto dan Salahuddin Wahid (kiri), pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan M. Jusuf Kalla (tengah), dan pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz dan Agum Gumelar (kanan), dalam acara dialog (debat) Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701] Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Golkar, Wiranto dan Salahuddin Wahid (kiri), pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan M. Jusuf Kalla (tengah), dan pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz dan Agum Gumelar (kanan), dalam acara dialog (debat) Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701]
Wiranto, Salahuddin Wahid, Susilo Bambang Yudhoyono, dll
Wiranto, Salahuddin Wahid, Susilo Bambang Yudhoyono, dll
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Partai Demokrat Diharapkan Menjadi Partai Kader
Ruang Partai Demokrat dan Golkar Disegel
SBY Sibuk, Kongres Partai Demokrat Diundur Mei
Kongres Partai Demokrat Diundur Lagi
Partai Demokrat NTB Calonkan Hayono Isman
Partai Demokrat NTB Dukung Hayono Isman
Pilkada Ponorogo, Demokrat Koalisi Dengan PPP
Partai Demokrat DIY Tidak Calonkan Yudhoyono
Partai Demokrat Baru Bentuk Panitia Nasional Kongres
Yudhyono Konsolidasikan Partai Demokrat
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD

Website

Partai Demokrat


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Keliling Dunia KPU Dinilai Tak Efektif
Maradona Anggap Blatter Budak
Perpres Penataan Ruang Megapolitan DIsambut Baik
Calon Legislator Muda Rentan Disuap
Diusulkan Dicopot Gara-gara Super Toy, Heru Lelono Marah

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data