Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jambi

Tarif Angkot di Jambi Naik 40 Persen
Rabu, 02 Maret 2005 | 13:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jambi: Tarif angkutan kota (angkot) di Kota Jambi akan naik 40 persen akibat kenaikan harga bahan bakar minyak, yaitu dari Rp 1.000 menjadi Rp 1.400. "Dengan dinaikkannya BBM, maka kami telah merencanakan usul kepada pemerintah untuk menaikkan tarif angkot sebesar 40 persen," kata Ketua Organda Unit
Terminal Angkot Rawasari Kota Jambi, Abdullah M. Nur,
Rabu (2/3). Usulan kenaikan sebesar ini didasarkan berbagai pertimbangan, termasuk kenaikan harga suku cadang yang sudah terlebih dahulu naik sebelum kenaikan harga BBM.

Tapi Abdullah berharap agar tidak ada supir yang nakal menaikkan ongkos sebelum ada ketetapan pemerintah daerah. "Usulan kami sedang dipelajari DPC Organda Jambi dan dalam waktu dekat akan segera diusulkan ke pemerintah Kota Jambi," ujarnya.

Sementara itu, Andi, 27 tahun, salah seorang supir
angkot jurusan Terminal Rawasari-Terminal Bus Simpang
Rimbo, mengharapkan, agar pemerintah daerah dan pihak
berwenang secepatnya menaikkan tarif angkutan. "Sejak dua hari ini saja sudah sangat dirasakan dampak kenaikan harga BBM, biasanya saya setiap hari dapat mengantongi uang Rp 20.000 - Rp 25.000, dua hari ini paling banter memperoleh Rp 15.000," katanya.

Di pihak lain, menurut Mahmud, 50 tahun, salah seorang warga pengguna angkot mengaku keberatan jika ongkos angkutan naik 40 persen. "Menurut saya idealnya untuk tahap awal kenaikan tarif angkot akibat kenaikan harga BBM, 29 persen itu jangan lebih dari 20 persen," ujarnya.

Syaipul Bakhori

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Orang-orang yang naik di atas kereta api/ KA barang yang mengangkut batu bara, Jakarta, 31 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; k1A/403/2001; 20010615]. Orang-orang yang naik di atas kereta api/ KA barang yang mengangkut batu bara, Jakarta, 31 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; k1A/403/2001; 20010615].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Seluruh Bemo di Mataram Mogok
Dana Kompensasi PKPS BBM di Departemen PU Rp 3,3 Triliun
Krisis Minyak Tanah Masih Berlangsung, Pertamina Didesak Lakukan Operasi Pasar
BEM UI Gelar Demo Tolak Kenaikan Harga BBM
Dinas Perhubungan Jaksel Buka Tiga Posko Pengaduan
Harga Sembako Masih Stabil
Indeks Kembali Naik
BBM Naik, Nelayan Terpukul
Rabu Ini Mahasiswa Semarang Kembali Demo
Polisi Yogya Siap Kawal Truk Tangki BBM
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

Website

Situs Transjakarta-Busway
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Roger Federer, Davydenko dan Gonzalez Melenggang
DPRD DKI Dikritik
Jakarta Bakal Diguyur Hujan
Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data