|
Nusa
Dua Kelompok Mahasiswa Medan Demo BBM
Selasa, 01 Maret 2005 | 23:54 WIB
TEMPO Interaktif, Medan: Puluhan mahasiswa di Medan melakukan aksi menolak kenaikan harga BBM
yang dinilainya hanya menambah beban rakyat kecil. Aksi Ini dilakukan serentak di dua tempat
terpisah, di Bundaran Gatot Subroto, Medan dan di depan kantor DPRD Sumatera Utara di
jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (1/3).
Aktifis mahasiswa dalam orasinya, mengibaratkan rakyat kecil sudah jatuh tertimpa tangga.
Selama ini rakyat kecil sudah susah mencari sesuap nasi dan hanya bisa mencukupi kehidupannya sehari-hari.
Dengan kenaikan harga BBM, para supir, pedagang, penarik becak, nelayan, buruh pabrik
dan rakyat kecil lainnya semakin susah membiayai kehidupannya, apalagi menyelokan anak-
anaknya. Akibat kenaikan BBM secara langsung akan menaikan harga sembilan bahan pokok,
harga pupuk dan sendi-sendi kehidupan lainnya.
Mahasiswa juga menilai, apapun yang menjadi alasan pemerintah untuk menaikkan harga BBM
bukanlah hal yang bijaksana dan arif yang dilakukan saat ini. Mahasiswa juga mempertanyakan
apakah benar harga BBM setiap setiap tahunnya di subsidi pemerintah sebesar 70 triliun
rupiah.
Dalam aksi penolakan ini, para mahasiswa membagi jadi dua tempat di Medan.
Jaringan Nasional Mahasiswa Indonesia melakukan orasi di depan kantor DPRD Sumatera
Utara dan Komite Rakyat Bersatu di depan Bundaran Gatot Subroto Medan.
Hambali/Bambang Soed-Medan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|