Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Mahasiswa Ajak Sopir Mogok Massal
Selasa, 01 Maret 2005 | 23:51 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang: Sebanyak 500 mahasiswa dari berbagai elemen di Kota Palembang mengelar
unjuk rasa menolak kenaikan BBM sebesar 29 persen oleh pemerintah. Mereka meminta
pemerintah membatalkan kenaikan itu dan mengajak seluruh sopir mogok massal.

Unjuk rasa yang digelar depan Air Mancur berakhir di
gedung dewan ini sempat memacetkan jalan raya di kota
Palembang. Zakaria, Presiden BEM Universitas Sriwijaya mengatakan
kenaikan BBM dengan mengalihkan dana kompensasi dinilai
tidak menjawab persoalan yang selama ini terjadi di
Indonesia.

"Bagaimana tidak, dana kompenasasi yang diberikan
akan kembali dikorup oleh pejabat dan tidak tepatnya
sasaran dalam penyalurannya," katanya. Seperti dana
kompenasi kesehatan, pada kenyataannya rakyat juga yang
sengsara seperti tidak berhasilnya pemerintah menangani
kasus deman berdarah degue yang setiap tahun terjadi di
Indonesia.

"Pengobatan, DBD katanya gratis kenyataan puluhan
rakyat tidak bisa pulang karena tidak mampu membayar uang
rumah sakit," ujarnya.

Uniknya dalam demo anti kenaikkan BBM ini yang menerima
pengunjuk rasa adalah kader-kader PDIP di parlemen seperti
Darmadi Djufri, Fahlevi Maizano dan Giri . Menurut
Darmadi, mereka juga tidak setuju BBM dinaikkan.
Karena kenaikkan BBM ini sama sekali tidak dibicarakan
dengam parlemen baik di pusat maupun di provinsi dan
kabupaten.


Arif Ardiansyah-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Himpunan Mahasiswa Muslim Antar Kampus (HAMMAS) berunjuk rasa di halaman kantor KOMNAS HAM Jakarta, Senin 8 Mei 2000. Mereka menolak penjelasan dan kesaksian Try Sutisno, LB Moerdani dan Hermanu. [Bernard Chaniago/ Tempo;20000508] Protes mahasiswa UI (Universitas Indonesia) menuntut para koruptor (pelaku korupsi) ditangkap, diadili, dan disita aset-aset di depan Istana Presiden, Jakarta, Sabtu, 25 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031025].
Protes Anti Korupsi
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sopir Tuntut Kenaikan Tarif 100 Persen
Mahasiswa Lampung Blokir Jalan Soekarno-Hatta
Aksi Teatrikal: Mahasiswi "Memasak Batu"
Mahasiswa Longmarch Protes Kenaikan BBM
Spanduk Mahasiswa: BBM Naik, SBY-Kalla Turun
Ribuan Mahasiswa Makassar Demo Tolak Kenaikan BBM
Mahasiswa Manado: SBY Meresahkan Masyarakat
Massa BEM se-Jabotabek Demo di Istana Negara
Tidak Ada Demo Anti-Kenaikan BBM di Pekanbaru
DPRD Kalsel Kecam Naiknya Harga BBM
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Departemen Pendidikan Nasional
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Ormas Islam Sumsel Minta SK Gubernur Soal Ahmadiyah Tak Dianulir.
Arus Balik Dari Purwokerto Tiket Kereta Habis
Pengamat: Keputusan Memecat Agus Condro Terlalu Cepat
Tiga Kecamatan di Pasuruan Kekurangan Air
Calon Legislator Perempuan Kota Probolinggo Tak Sampai 30 Persen

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data