|
Nusa
Mahasiswa Lampung Blokir Jalan Soekarno-Hatta
Selasa, 01 Maret 2005 | 23:37 WIB
TEMPO Interaktif, Bandar Lampung:Aksi menentang kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Bandar Lampung,
terus berlanjut. Selasa (1/3) siang, sekitar 150 mahasiswa yang tergabung dalam Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bandar Lampung, berunjuk rasa dengan memblokir Jalan
Soekarno Hatta, yang berada di sisi kanan kampus Universitas Lampung.
Aksi selama dua setengah jam itu sempat membuat macet kendaraan lintas
Sumatera, yang sebagian besar adalah truk dan bus. Puluhan aparat keamanan
tampak bersiaga penuh, dibawah komando langsung Kepala Poltabes Bandar
Lampung, Komisaris Polisi Imam Djauhari.
Dalam orasinya, M Ihsan, Presiden BEM Universitas Lampung mengatakan,
pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono dan Jusuf Kalla (SBY-JK), telah
menganiaya rakyat Indonesia, yang sebagian besar adalah kaum miskin. "Kami
minta keputusan menaikkan harga BBM ditinjau kembali, dan ditunda. Rakyat
belum siap bila subsidi BBM dicabut," katanya.
Mahasiswa yang semula berbaris dengan memakan tiga perempat jalan, kemudian
pindah ke tengah jalan. Akibatnya, jalan semakin macet, dan aparat makin
sibuk mengatur lalu lintas. Mahasiswa kemudian membakar sejumlah ban bekas,
sehingga kendaraan yang hendak melintas memilih untuk berhenti, karena udara
menjadi gelap. Puluhan aparat kemudian berbaris berhadap-hadapan dengan
mahasiswa. Meski berlangsung tegang, tidak terjadi bentrokan antara
mahasiswa dan aparat kepolisian.
Sore harinya, puluhan massa juga menggelar aksi serupa. Puluhan massa dari
Partai Rakyat Demokratik (PRD) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi
(LMND), menggelar long march dari Plaza Post menuju Tugu Gajah. Sejumlah
pengunjuk rasa yang berasal dari petani dan ibu rumah tangga, berdemo sambil
mengenakan caping dan membawa panci.
Aksi yang dilakukan di jalan utama kota Bandar Lampung pun macet. Apalagi
massa selalu berhenti di depan pusat-pusat perbelanjaan. Puluhan aparat
keamanan mengawal mereka, dengan mengendarai sepeda motor.
Fadilasari-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|