|
Bengkulu
11 Hakim di Aceh Hilang
Rabu, 02 Pebruari 2005 | 16:23 WIB
TEMPO Interaktif, Bengkulu: Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan menyatakan 11 orang hakim dan dua orang calon hakim serta sedikitnya 140 keluarga petugas pengadilan di Provinsi Nangroo Aceh Darussalam hilang dan hingga kini belum diketahui nasib mereka, sejak musibah gempa dan tsunami 26 Desember 2004. Hal itu dikatakan dalam kesempatan kunjungan kerja ke Bengkulu, Rabu (2/2).
Selain itu, berapa kantor pengadilan negeri serta barang-barang berharga lainnya rusak dan hilang, seperti kantor PN Banda Aceh dan Maelaboh. Akibatnya, proses peradilan tidak dapat segera digelar. Namun Bagir menyatakan, dia telah menginstruksikan supaya dapat menjalankan kegiatan kantor maupun persidangan secepatnya, walau harus meminjam kantor lain yang rusak.
Sedangkan tentang kekurangan tenaga, MA akan mendatangkan hakim-hakim dari luar Aceh. "Namun yang jelas kita
berupaya mengaktifkan kembali kegiatan, terutama
menggelarkan sidang kasus-kasus perkara yang telah
ada," ujarnya.
Sedangkan yang membuat Ketua MA bingung adalah hilangnya berkas-berkas perkara, tersangka, barang bukti, saksi dan lainnya. Salah satu langkah yang akan ditempuh dengan jalan mengusut ulang kasus-kasus tersebut dari awal.
Syaipul Bakhori
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Ketua Mahkamah Agung (MA), Bagir Manan memberikan selamat kepada 18 Hakim Agung yang baru dilantik di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, 18 Juni 2003. [TEMPO/ Rendra; K15A/421/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/01/18/s_K15A42103_high_thumb.jpg) |
![Ketua Mahkamah Agung (MA), Bagir Manan menyematkan tanda jabatan kepada 18 Hakim Agung yang baru dilantik di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, 18 Juni 2003. [TEMPO/ Rendra; K15A/421/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/01/18/s_K15A42102_high_thumb.jpg) |
| Bagir Manan melantik Hakim Agung
|
|
| Bagir Manan melantik Hakim Agung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|