Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jambi

Gunung Kerinci Semburkan Asap Tebal
Selasa, 14 Desember 2004 | 17:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jambi: Gunung Kerinci menyemburkan asap setinggi 600 meter. Aktivitas ini sudah berlangsung tiga bulan, tepatnya sejak awal Oktober 2004.

Pihak berwenang setempat masih melarang para wisatawan mendaki gunung yang berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) tersebut. "Kami sejak beberapa bulan lalu telah memberlakukan status bahaya II, karena sejak beberapa bulan ini pula aktivitasnya terus meningkat," kata Samsul Bahri, Koordinator Pemangkuan TNKS kepada Tempo, Selasa (14/12). Gunung Kerinci ditengarai makin sering mengeluarkan asap tebal
berwarna putih pekat.

Pemberlakuan larangan ini diperkuat pernyataan Bupati Kabupaten Kerinci, Fauzi Siin dan Heri Prasetyo, Ketua Pos Pengamanan Gunung Kerinci.

Disamping mengeluarkan asap tebal, bau belerang cukup
menyengat, juga mulai tercium di radius tertentu. Namun, kondisi vulkanik dinyatakan masih normal.

Beberapa orang warga Desa Kayu Aro yang merupakan penduduk daerah terdekat dari kawasan Gunung Kerinci,
mengakui, sejak beberapa bulan terakhir masyarakat
setempat sering mencium bau belerang sangat menyengat, terutama bila adanya tiupan angin kencang berasal dari arah gunung tersebut.

Informasi terakhir, Gunung Kerinci dinyatakan
menunjukkan tanda-tanda aktif sekitar November
dan Desember 2002. Juga terjadi letusan pada kawah pusat Gunung Kerinci pada 1838, 1842 dan 1874. Sedangkan letusan preatik pada kawah pusat terjadi pada 1887, 1908, 1921 dan 1938. Letusan abu pada kawah pusat terjadi pada 1952, 1960, 1963, 1964 dan 1970.

Syaipul Bakhori



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Kunjungi RS Umum Kupang
Korban Gempa Bumi Alor Diguyur Hujan Lebat
Stok Beras untuk Korban Gempa Bumi Alor Menipis
Aktivitas Belajar Mengajar di Alor Masih Lumpuh
Pemerintah akan Bahas Kerugian di Alor, Selasa Depan
Mega Disambut Isak tangis Pengungsi Alor
Korban Tewas di Alor Menjadi 28 Orang
Gempa Susulan di Alor Tewaskan Dua Warga
Korban Tewas Gempa Alor 25 Orang
Kondisi Pengungsi Alor Masih Memprihatinkan
> selengkapnya...


Website

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data