|
Nusa
Langkat Belum Siap Terima Rombongan Warga Timor Leste
Selasa, 07 Desember 2004 | 19:38 WIB
TEMPO Interaktif, Medan: Bupati Langkat Samsul Arifin mengaku belum siap menerima 238 orang warga yang dideportasi dari Timor Leste. Samsul baru mengetahui rencana kedatangan mereka setelah rapat di provinsi. “Saya baru pulang mengadiri undangan Binsos dan Pempropsu,” ucap Samsul Arifin ketika dihubungi Tempo, Selasa (7/12).
Bupati sempat menanyakan kenapa para pengungsi tersebut memilih Langkat sebagai tujuan, sementara mereka sendiri bukanlah asli orang Langkat. Ia memperoleh penjelasan, 238 orang pengungsi tersebut berencana melakukan ziarah dan bergabung dengan aliran Mufaridum yang sudah ada di Kabupaten Langkat.
Menurut dia, aliran ini sudah ada sekitar 50 tahun silam. Mufaridum berkembang di kota Tanjung Pura Kabupaten Langkat, tepatnya di Jalan Pemuda II dan Jalan Mesjid Tanjung Pura. Rencananya, keseluruhan deportan Timor Leste akan ditampung disuatu gedung mewah berlantai dua di Jalan Mesjid Tanjung Pura.
Pemuka aliran tersebut, katanya, sudah bertemu dengan dirinya. Mereka prinsipnya siap menampung. Soal dana tidak ada masalah. Ada yang sudah menanyakan harga tanah di kota Tanjung Pura. ”Mendengar penjelasan itu saya langsung lega,” ucap Samsul Aiffin.
Beban Pemerintah Daerah Langkat, Sumatera Utara, menampung pengungsi tidak hanya kali ini saja. Sebelumnya juga telah menampung 105 ribu pengungsi dari Nangroe Aceh Darussalam. Dijaswalkan deportan asal Timor Leste akan tiba di Sumatera Utara pada Minggu (12/12).
Hambali Batubara/Bambang Soed
INDEKS BERITA LAINNYA :
|