|
Sumatera Selatan
Arus Balik Mulai Padati Jalintim
Jum'at, 19 November 2004 | 11:37 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:Iring-iringan mobil yang melalui Jalan Lintas Timur jalur Palembang-Jambi dan Palembang-Lampung mulai ramai dipadati kendaraan yang akan menuju Pulau Jawa. Meningkatnya penggunaan Jalintim karena kondisi jalan ini lebih baik dari tahun sebelumnya.
Di Jalan Lintas Timur dari Palembanng- Jambi, iring-iringan kendaraan mulai tampak siang hari seperti konvoi. Kendaraan tersebut hendak kembali ke kota-kota di Sumatera dan Jawa seperti palembang, Lampung, Jakarta, Bandung dan sebagainya. Ini terlihat dari plat nomor mobil kendaraan yang berseliweran di Jalintim.
Padatnya pengguna Jalinti juga terlihat di sejumlah rumah makan yang ada di jalur tersebut.
Kondisi yang sama juga terlihat di Jalintim arah Palembang - Lampung. Menurut Iskandar sopir bus jurusan Palembang-Lampung, iring-iringan kendaraan menuju Lampung dan Pulau Jawa sudah memadati Jalintim dua hari ini,
"Jalintim padat, ada sedikit hambatan memang tapi tetap lancar," kata Iskandar ditemui di terminal Karya Jaya, Jumat ( 19/11).
Beberapa ruas jalan seperti di simpang Tanjunglubuk, Kayuagung, Talang Pangeran, Muara Burnai, Tugumulyo dan Mesuji kendaraan berjalan pelan karena di dusun-dusun ini masih banyak warga yang melakukan aktivitas lebaran. Selain angkotan desa juga berhenti menurunkan dan menaikkan penumpang.
Ditambahkan Iskandar, dibeberapa titik rawan kecelakaan , tidak banyak rambu-rambu lalulintas, seperti Talang Pangeran, Sungai Pinang, Lempuing, dan Mesuji semuanya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) .
Sementara Kadishub Ogan Komering Ilir (OKI) Ali Bahid HS mengatakan jalur balik masih normal. Dishub sendiri bersama petugas kepolisian dan aparat terkait, terus memonitor dan mengamankan arus balik. Terutama di enam titik rawan kemacetan seperti Pos Kayu Agung, Tanjung Lubuk ,Talang Pangeran, Muaraenim Burnai, Tugumulyo dan Mesuji.
Ali menambahkan penumpang kendaraan yang terlantar, ditempatkan di dekat terminal induk Kayuagung dan kantor Dishub Ogan Kemering Ilir (OKI).
Arif Ardiansyah - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|