Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Aduh! Lagi-Lagi Kecelakaan Karena Ban Pecah
Sabtu, 13 November 2004 | 15:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua hari lalu kecelakan terjadi di Tol Cikampek. Sebabnya karena ban pecah. Nah, hari ini kecelakaan terulang. Dan lagi-lagi karena bank pecah. Padahal aparat sudah berulang-ulang menghimbau agar memeriksa kendaraan sebelum melaju mudik. Lupa ya?. Padahal fatal akibatnya. Siang ini sekitar pukul 12.00 WIB, kecelakaan terjadi di kilometer 56. Sebuah Mobil Kijang yang melaju kencang tiba-tiba bannya pecah. Kendaraan limbung karena sopir tak mampu mengendalikan kendaraan yang terus melaju. Kendaraan itu melintir ke bagian kiri dan masuk lajur tengah. Saat bersamaan, datang seebuah kendaraan dari arah belakang. Benturan keras pun terjadi di tengah jalan bebas hambatan itu.

Benturan keras itu menyebabkan kedua kendaraan terpelanting ke bagian bahu jalan dan terbalik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian. Saat ini, kedua kendaraan nahas sudah ditangani aparat kepolisian jalan raya. Kedua mobil itupun sudah diamankan dari bahu jalan sehingga tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas ke arah Cikampek.

Beberapa jam sebelumnya kecelakaan juga terjadi ruas tol Cikampek tujuan Jakarta. Kali ini tabrak lari. Kecelakaan menimpa kendaraan Suzuki Carry B 1117 BF. Mobil itu terbalik di kilometer 19/B ruas Bekasi Timur - Bekasi Barat. Tidak ada korban tewas, tetapi pengemudinya, Herry Setiawan mengalami luka berat, yang hingga kini masih dirawat di RE Karya Medika Cibitung.

Dari keterangan yang dihimpun Tempo, kecelakaan itu terjadi ketika mobil yang dikendarai Hery tengah melaju dan secara tiba-tiba dari arah belakang kendaraannya disodok. Karena terkejut, Suzuki Carry itu kehilangan kendali dan melintir ke kiri jalur. Lalu nyungsep di atas bahu jalan. Eh, bukannya menolong, si penabrak malah ngacir ke arah Jakarta. Tentu saja ia ngebut.

Tabrak lari seperti ini juga terjadi di pada sekitar pukul 01.00 WIB.Sebuah kendaraan Carry yang dikemudikan Heru Setiawan, warga Bojong Gede Depok, secara tiba-tiba diseruduk dari belakang oleh sebiah bus. Benturan keras terjadi dan mobil yang dikemudi Heru itu terpental keluar jalur lalu terbalik. Empat rodanya menghadap langit.Heru luka parah dan kini dirawat di RumahSakit Karya Medika, Cibitung.Bus mana yang menabrak tak diiketahui Sampai sat ini, aparat kepolisian lalu lintas resort Bekasi masih melakukan pengejaran.

Rupanya para pemudik memang harus ekstra hati-hati mengendera mobilnya.Sebab meleng sedikit bisa-bisa menyebabkan kecelakaan. Dini hari tadi, sekitar pukul 04.00 WIB, dua kendaraan berbenturan di kilometer 46 B. Tidak ada korban jiwa.

Kepala Jasa Marga Cabang Tol Jakarta Cikampek, Tito Karim kepada Tempo mengatakan, kecelakaan terutama di jalan tol sebagian besar disebabkan pecah ban. Hal tersebut kemungkinan besar karena kelalaian pengecekan kondisi ban. Karena itu dihimbau pengemudi untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat.

Siswanto--- Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ribuan Kendaaran Mengular 20 Kilometer di Pantura
Wapres: Mudik Lebaran Lebih Lancar
Poso Siaga Satu
Hingga H-2, Sudah 55 Kecelakaan Lalu Lintas
Puncak Arus Mudik Kereta Api H-2
Tingkat Kriminalitas Di Stasiun Gambir Menurun
Pencari Zakat Hiasi Jalan-jalan Jakarta
Takbiran Malam Ini Dipusatkan di Monumen Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 1600 Personel untuk Amankan Takbiran
Polisi Periksa Urine Sopir di Terminal Pulo Gadung
> selengkapnya...


Referensi

Mudik Bareng dengan Buruh Bangunan

Website

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)
PT Garuda Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data