|
Sumatera
Ratusan Ton Ikan di Maninjau Mati Karena Koi Herves
Senin, 08 November 2004 | 19:20 WIB
TEMPO Interaktif, Padang:Ratusan ton ikan mas majalaya dan gurami yang dibudidayakan di keramba dan jaring apung di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, dan sungai-sungai sekitar danau mati terkena virus koi herves. Virus yang sama menyerang Kabupaten Pasaman, mengakibatkan hampir 850 ton ikan air tawar yang dibudidaya masyarakat mati.
Bau amis bangkai ikan menyebar sehingga para petani meminta bantuan eskavator
kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk menguburkan bangkai-bangkai ikan tersebut. M. Kamil, dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Agam, Senin (8/11) menjelaskan, virus koi herves terdeteksi mulai menyerang keramba
di Maninjau sejak 3 September lalu. Namun, virus tersebut mewabah sejak sebulan lalu.
Menurut dia, virus mula-mula menyerang 17 keramba milik penduduk di sungai-sungai sekitar Danau Maninjau. Sedikitnya 12,5 ton ikan di dalamnya mati dengan kerugikan Rp 100 juta lebih. Virus yang sama lalu menyerang keramba milik petani di Danau Maninjau, padahal di Danau Maninjau terdapat 4.000 keramba.
Dinas Perikanan sedang mendata jumlah ikan yang mati di Danau Maninjau. Sebagai antisipasi, Dinas Perikanan menyuruh petani segera memanen ikan-ikan yang belum terkena virus. (Febrianti)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|